Mulai dari minyak kelapa, zaitun, kanola, hingga minyak kelapa sawit, banyaknya opsi minyak goreng di pasaran sering kali membuat bingung mana yang paling aman untuk kesehatan. Padahal, minyak yang kamu gunakan sehari-hari memegang peranan sangat penting dalam menentukan kadar kolesterol dan kesehatan jantungmu.
Secara medis, mengganti minyak yang tinggi lemak jenuh (saturated fats) dengan minyak yang kaya akan lemak tak jenuh (unsaturated fats) dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (Low-Density Lipoprotein / LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (High-Density Lipoprotein / HDL).
Menukil dari laman Health, Jumat (14/8/2026), berikut lima jenis minyak goreng yang baik untuk kesehatan jantung. Yuk, simak baik-baik, ya!
1. Minyak Zaitun Ekstra Murni (Extra-Virgin Olive Oil / EVOO)
Minyak zaitun ekstra murni kaya akan lemak tak jenuh tunggal serta senyawa polifenol antioksidan. Kombinasi nutrisi ini berfungsi melindungi pembuluh darah, meredakan peradangan, serta mencegah minyak terurai saat dipanaskan.
Meskipun kerap dianggap tidak tahan panas, EVOO sebenarnya aman digunakan untuk sebagian besar masakan rumah tangga karena titik asapnya (smoke point) berada di kisaran 176–210°C.
Penggunaan Terbaik: Campuran saus salad (dressing), tumisan ringan (sautéing), memanggang (grilling), atau dituangkan langsung di atas sayuran.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Malam Hari yang Ampuh Menurunkan Kolesterol
2. Minyak Alpukat (Avocado Oil)
Serupa dengan minyak zaitun, minyak alpukat padat akan lemak tak jenuh tunggal yang efektif menyeimbangkan kolesterol tubuh. Keunggulan utamanya terletak pada titik asapnya yang sangat tinggi (mencapai 270°C) serta aromanya yang netral.
Minyak dengan titik asap tinggi sangat penting untuk mencegah proses oksidasi yang dapat membentuk radikal bebas berbahaya saat dimasak pada suhu tinggi.
Penggunaan Terbaik: Memanggang (roasting/grilling), menumis daging, dan metode memasak bersuhu tinggi.
3. Minyak Kanola (Canola Oil)
Minyak kanola memiliki kadar lemak jenuh yang sangat rendah dan kaya akan perpaduan lemak tak jenuh tunggal serta omega-3 berbasis tanaman.
Penelitian membuktikan bahwa mengganti lemak jenuh harian dengan minyak kanola ampuh memangkas kolesterol LDL dan menekan risiko penyakit jantung. Rasanya yang netral menjadikannya pilihan praktis untuk olahan harian.
Penggunaan Terbaik: Menumis, membuat kue (baking), serta memasak sehari-hari.