Saat ingin memperbaiki kondisi rambut yang kusam, kulit kering, atau kuku yang mudah patah, insting pertama kita sering kali adalah berburu produk di konter kecantikan. Berbagai losion dan serum menjanjikan hasil instan untuk memperkuat kuku, memanjangkan rambut, hingga menyegarkan wajah.

Namun, sebelum menghabiskan banyak uang untuk produk topikal, cobalah melipir ke supermarket. Apa yang kamu masukkan ke dalam tubuh ternyata sama pentingnya dengan apa yang kamu oleskan di luar. Alain Michon, direktur medis di Ottawa Skin Clinic, menegaskan bahwa kondisi kulit dan tubuh kita adalah cerminan langsung dari apa yang kita konsumsi sehari-hari.

Melansir dari laman Healthline, berikut adalah 5 makanan padat nutrisi yang direkomendasikan oleh para ahli gizi dan dermatolog untuk menutrisi kecantikanmu dari dalam. Yuk, intip!

1. Ikan Berlemak (Fatty Fish)

Seafood yang kaya akan asam lemak omega-3 merupakan salah satu makanan terbaik untuk kesehatan rambut dan kulit. Menurut Katie Tomaschko, seorang ahli gizi terdaftar, kandungan omega-3 di dalam ikan efektif membantu meredakan peradangan dan kemerahan pada kulit wajah. 

Selain itu, ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan hering merupakan sumber protein berkualitas tinggi, kaya akan antioksidan Vitamin E, serta mengandung biotin yang mendukung penuh produksi keratin (protein penyusun kuku dan rambut).

Baca Juga: 5 Makanan Tinggi Antioksidan yang Baik untuk Menjaga Kulit dari Kerusakan Akibat Sinar UV

2. Ubi Jalar

Ubi jalar dipenuhi oleh beta-karoten, yaitu senyawa karotenoid yang akan diubah oleh tubuh menjadi Vitamin A. Vitamin A ini sangat esensial untuk memicu produksi keratin serta menjaga kekuatan lapisan pelindung kulit dan kuku. 

Khusus untuk ubi jalar ungu, riset mencatat kandungan antosianin di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi yang kuat untuk meredakan peradangan kulit sekaligus menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini. Sebaliknya, kekurangan Vitamin A terbukti secara klinis dapat memberikan efek buruk langsung pada kerusakan rambut dan kulit.

3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Camilan sehat seperti biji bunga matahari, kacang almond, dan kenari (walnut) adalah pemasok alami biotin, protein, dan Vitamin E yang sangat solid. 

Paula Doebrich, seorang ahli gizi dari Happea Nutrition, menjelaskan bahwa Vitamin E di dalam kacang-kacangan bekerja aktif melawan kerusakan oksidatif akibat lingkungan.

Sifat antiinflamasi pada Vitamin E juga membantu kulit menyerap energi dari sinar UV, sekaligus melindungi wajah dari tanda-tanda penuaan yang terlihat seperti garis halus dan flek hitam akibat matahari.

4. Alpukat

Alpukat tidak hanya kaya akan lemak sehat yang menjaga kelembapan kulit, tetapi juga dipadati oleh tiga vitamin pelindung kecantikan sekaligus: Vitamin A, C, dan E. Dalam satu cangkir alpukat yang dihaluskan, kamu sudah bisa mendapatkan nutrisi yang melimpah.

Vitamin C di dalam buah ini berperan besar dalam membantu tubuh memproduksi kolagen secara alami serta menyamarkan tampilan kerutan, sehingga kulit wajahmu terasa lebih kenyal dan kencang.

5. Telur

Jika kamu mendambakan rambut yang kuat dan tidak mudah rontok, pastikan asupan protein harianmu tercukupi. Mengingat struktur rambut kita hampir seluruhnya terbuat dari protein bernama keratin, diet yang kekurangan protein akan langsung membuat batang rambut menjadi rapuh, tipis, dan mudah patah. 

Memasukkan telur ke dalam menu makananmu adalah solusi termudah, karena satu butir telur berukuran ekstra besar saja sudah mampu memasok sekitar 7 gram protein berkualitas tinggi bagi tubuh.

Merawat penampilan luar memang penting, tetapi memberikan bahan bakar nutrisi yang tepat bagi sel-sel tubuh dari dalam adalah investasi kecantikan jangka panjang yang sesungguhnya. 

Jika kamu mengalami masalah kerontokan rambut yang ekstrem, kulit yang terus-menerus meradang, atau kuku yang rapuh secara tidak wajar hingga mengganggu kenyamanan, jangan ragu untuk segera pergi ke dokter atau dokter spesialis kulit (dermatolog). 

Konsultasi medis secara langsung sangat krusial untuk mendeteksi apakah ada defisiensi mikronutrien akut atau kondisi medis mendasar lainnya agar kamu bisa mendapatkan penanganan yang akurat.