Banyak orang mengira masalah kulit hanya bisa disembuhkan lewat apa yang dioleskan dari luar, seperti krim atau serum. Padahal, apa yang tampak di luar adalah cerminan dari apa yang terjadi di dalam tubuhmu.
Melansir dari laman Healthline, diet atau pola makan memegang peran krusial dalam memengaruhi kadar hormon tubuh, di mana hormon inilah yang mengontrol berbagai proses alami pada kulit. Jadi, keindahan kulitmu sangat berkaitan erat dengan apa yang kamu konsumsi sehari-hari.
Cara Mudah Mengetahui Jenis Kulitmu
Sebelum mulai berbelanja bahan makanan, kamu harus tahu dulu apa jenis kulitmu. Caranya simpelnya, bersihkan wajah, jangan gunakan produk skincare apa pun, lalu perhatikan kondisi wajahmu setelah beberapa jam.
- Jika wajah tampak berkilau dan lengket, artinya kulitmu berminyak.
- Jika wajah terasa kaku, kemerahan, atau mengelupas (flaky), artinya kulitmu kering.
- Jika area tertentu (seperti T-zone) berminyak tapi area pipi kering, artinya kulitmu kombinasi.
Setelah tahu jenis kulitmu, yuk contek panduan makanan terbaik dan terburuk berikut ini:
1. Kulit Kering
Kulit kering tandanya sedang "haus". Untuk mengatasinya, kamu wajib melakukan langkah ini:
-
Makanan Terbaik: Minum air putih minimal 2 liter sehari dan konsumsi buah kaya air seperti semangka. Penuhi asupan asam lemak sehat dari alpukat, minyak zaitun, dan ikan salmon. Tambahkan juga bayam, brokoli, dan ubi jalar karena kekurangan vitamin A dan C bisa memicu kulit makin kering.
-
Makanan Terburuk: Batasi kafein (maksimal 2-3 cangkir kopi sehari) dan alkohol, karena keduanya bersifat menarik cairan dan bikin kulit makin dehidrasi.
Baca Juga: Jangan Asal Oles! Kenali Dulu Manfaat dan Proses Kerja Retinol pada Kulit Wajah
2. Kulit Berminyak
Banyak orang mengira makan makanan berlemak akan membuat wajah makin berminyak. Faktanya, minyak anti-inflamasi justru bisa menekan produksi minyak berlebih di wajah.
-
Makanan Terbaik: Pilih sumber minyak anti-inflamasi seperti alpukat, minyak zaitun, ikan, dan flaxseed. Ganti karbohidrat rafinasi dengan biji-bijian utuh (whole wheat), serta pilih daging ayam atau ikan dibanding daging merah untuk mencegah pori-pori tersumbat.
-
Makanan Terburuk: Hindari makanan ultra-proses yang digoreng (seperti kentang goreng) dan batasi konsumsi gula tambahan di bawah 10 persen per hari.