PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dikenal sebagai bank dengan pelayanan paling ramah di Indonesia. Mulai dari security hingga pegawai kantor cabang BCA, publik mengakui keramahan insan BCA dalam melayani nasabah.
Presiden Komisaris BCA, Jahja Setiaatmadja, mengungkapkan bahwa budaya keramahan tersebut tak terjadi secara instan. Ada teladan dari para pemimpin BCA yang menanamkan sikap ramah kepada para karyawan di BCA Group. Jahja bercerita, ia tak pernah bertanya soal pekerjaan saat berkunjung ke cabang. Yang ia lakukan justru mengakrabkan diri dengan seluruh lapisan pegawai di BCA.
"Saya kalau ke cabang-cabang, ngobrol-ngobrol, kemudian kita selfie-selfie bareng. Itu membuat kepala wilayah melihat, kepala cabang melihat lalu mereka copy-paste bahwa kalau kita datang ke cabang harus begitu," ungkap Jahja dalam DAAI Talk, dilansir Olenka pada Jumat (24/4/2026).
Ia menambahkan, jika pemimpin hanya bertanya soal pekerjaan yang akan terjadi justru kerenggangan antara pemimpin dan tim secara keseluruhan. Padahal, bersikap ramah juga merupakan wujud empati yang penting untuk terus dipupuk dalam sebuah organisasi.
"Bagaimana saya menanamkan empathy? Setiap mereka ulang tahun, saya kirimkan bunga dan kue kecil. Orang dari Tapanuli datang ke tempat saya khusus. Dia bilang, Pak, this is the first time in my life pada waktu ulang tahun saya dapat bunga, Pak. Dan itu sangat berbekas bagi dia," tambah Jahja.
Tak hanya itu, Jahja juga mendapati bahwa yang ia lakukan diterima dengan baik oleh para karyawan. Tak jarang, mereka membuat unggahan yang menunjukkan bunga atau pemberian lainnya dengan caption, "Dari Pak Jahja". Hal tersebut, jelas Jahja, akan tumbuh dengan sendirinya kesadaran untuk bekerja optimal dalam mengembangkan BCA.
"Dengan seperti itu, mereka itu bekerja dengan melakukan the best thing dan itu menyebabkan BCA secara berkembang luar biasa," tutupnya.