-
Abai dengan Kalori Minuman
Tanpa disadari, minuman yang dikonsumsi sepanjang akhir pekan juga bisa menyumbang cukup banyak kalori. Misalnya, memulai hari dengan iced latte, menikmati smoothie saat sore, lalu menutup hari dengan koktail ketika makan malam. Jika dijumlahkan, ketiganya bisa menyumbang sekitar 500–850 kalori dalam sehari, tergantung ukuran porsinya.
Menurut Langhough, kalori dari minuman sering kali luput dari perhatian karena tidak memberikan rasa kenyang yang sama seperti makanan. Padahal, kalori cair tetap dihitung sebagai bagian dari total asupan harian dan dapat menghambat proses penurunan berat badan.
Bukan berarti kamu harus hanya minum air putih sepanjang akhir pekan. Namun, cobalah lebih bijak dalam memilih minuman.
Misalnya, jika ingin menikmati smoothie buah, imbangi dengan memilih kopi hitam atau iced coffee tanpa tambahan susu dan gula, atau mengurangi konsumsi minuman beralkohol di kesempatan lain. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati akhir pekan tanpa membuat asupan kalori berlebihan.
Baca Juga: Berat Badan Sulit Turun Meski Diet dan Olahraga? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Gizi
-
Absen dari Kebiasaan Merencanakan Makan
Merencanakan menu makan menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Sayangnya, banyak orang hanya melakukannya saat hari kerja, lalu berhenti ketika akhir pekan tiba.
Padahal, menurut ahli gizi Melissa Mitri, melewatkan perencanaan makan selama dua hingga tiga hari bisa membuat seseorang lebih mudah mengambil keputusan makan secara spontan yang kurang sesuai dengan target penurunan berat badan.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk menyiapkan menu. Jika berencana makan di luar, cobalah melihat menu restoran terlebih dahulu atau konsumsi camilan tinggi protein sebelum berangkat agar tidak terlalu lapar saat memilih makanan.