Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa semringah mengetahui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak sejarah baru dengan menembus level psikologis 9.000 pada perdagangan Kamis (8/1/2026). Purbaya menilai, kinerja IHSG mencerminkan pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

"Mereka (investor) lihat kita kerja serius dan dampak ke ekonomi kelihatan sehingga ekonomi berbalik arah," ungkap Purbaya usai konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Purbaya menambahkan, investor semakin percaya terhadap fondasi perekonomian Indonesia yang terus membaik dalam beberapa waktu mendatang. Kepercayaan terhadap berbagai langkah dan kebijajan pemerintah dinilai juga turut berperan dalam mendorong kinerja IHSG.

Baca Juga: Defisit APBN Tahun 2025 Tembus 2,92%, Apa Kata Menkeu Purbaya?

"Investor pasar modal itu forward oriented. Kalau mereka engga percaya langkah-langkah kita, walaupun saya ngomong sampai berbusa-busa, tetap aja investor engga akan masuk," tambahnya.

Tak berhenti sampai di sana, Menkeu Purbaya bahkan percaya diri bahwa IHSG akan terus tumbuh dan menembus level 10.000 pada tahun 2026 ini. 

"Tahun ini 10.000 engga susah-susah amat," pungkas Purbaya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kinerja positif IHSG akan berdampak baik juga terhadap emiten dan pasar modal Indonesia. 

"Ketika melihat ada implementasi nyata walaupun engga sempurna, kelihatannya ke depan akan baik ekonominya, otomatis perusahaan yang listed di bursa untung makin besar, valuasinya akan naik. Makanya investor engga mau ketinggalan masuk ke pasar modal," tambah Purbaya. 

Untuk diketahui, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 9.002,920 pada perdagangan hari ini. Adapun pada penutupan pasar, IHSG berada di zona merah dengan koreksi 0,22% di level 8.925,471.