Perjalanan mudik tidak hanya tentang kembali ke kampung halaman, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara budaya, gaya hidup, dan kreativitas.
Semangat inilah yang dihadirkan Pendopo bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui acara 'Heritage on The Move', sebuah perayaan wastra Nusantara yang memadukan tradisi dengan gaya modern.
Digelar di Stasiun Gambir pada 11 Maret 2026, acara ini menghadirkan trunk show, diskusi inspiratif, hingga pop-up store yang menampilkan berbagai produk lokal terkurasi.
Melalui konsep tersebut, momen mudik diangkat sebagai inspirasi gaya yang tetap stylish tanpa meninggalkan nilai budaya.
Head of Pendopo, Putu Laura, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Pendopo untuk membawa kekayaan budaya Indonesia lebih dekat dengan masyarakat melalui produk lokal yang relevan dengan gaya hidup masa kini.
“Sebagai rumah bagi ratusan pelaku UMKM lokal, Pendopo terus berkomitmen mengangkat kekayaan budaya Indonesia melalui produk-produk lokal terkurasi yang relevan dengan gaya hidup masa kini. Melalui kolaborasi bersama KAI, kami ingin membawa budaya Indonesia lebih dekat ke ruang publik yang dinamis, salah satunya Stasiun Gambir," tutur Putu Laura, dikutip Jumat (13/3/2026).
"Heritage on the Move menjadi salah satu upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan pelanggan, sekaligus menghidupkan warisan budaya dengan keseharian masyarakat modern karena kami melihat bahwa tradisi selalu bergerak dan tumbuh bersama masyarakatnya," sambungnya.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya PT Kereta Api Indonesia untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi para penumpang.
EVP of Marketing and Business Development KAI, Fredi Firmansyah, mengatakan bahwa sentuhan budaya dalam ruang transportasi publik dapat menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna.
“Kami menyambut baik kolaborasi dengan Pendopo untuk menghadirkan suasana perjalanan yang lebih berkesan melalui sentuhan budaya yang kreatif dan produk-produk lokal, sehingga penumpang dapat merasakan pengalaman yang lebih bermakna selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan,” kata Fredi.
Baca Juga: Wastra Bukan Lagi Sekadar Formalitas, tapi Identitas Sehari-hari