Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong generasi muda untuk mulai mempersiapkan masa depan finansial sejak dini melalui Smart Financial Day yang menjadi bagian dari rangkaian Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 di Surabaya. Mengangkat tema “Preparing Long-term Assets Now!”, kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengelola keuangan, membangun aset, serta mempersiapkan perlindungan finansial sejak masa perkuliahan.

Smart Financial Day juga menjadi bagian dari komitmen AAJI dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui kegiatan ini, AAJI ingin mengajak generasi muda memahami bahwa membangun masa depan finansial tidak harus menunggu hingga lulus, mendapatkan pekerjaan, atau memiliki penghasilan tetap, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan dan keputusan finansial yang dibangun sejak sekarang.

Baca Juga: AAJI Dorong Standar Excellence Industri Asuransi Jiwa Lewat Gelaran TADEA 2026

Ketua Panitia TADEA 2026, Antonius Probosanjoyo, mengatakan bahwa TADEA tidak hanya menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para insan distribusi asuransi jiwa atas kinerja dan kontribusinya terhadap industri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Melalui Smart Financial Day, kami ingin mengajak generasi muda mulai membangun fondasi finansial, sehingga mereka lebih siap menghadapi berbagai tantangan dan peluang di masa depan,” ujar Antonius, dikutip pada Jumat (14/8/2026).

Membangun Aset Tidak Harus Menunggu Penghasilan Besar

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tren gaya hidup, serta kemudahan akses layanan keuangan digital, membuat generasi muda memiliki semakin banyak pilihan dalam mengelola keuangan. Namun, berbagai kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik agar generasi muda dapat mengambil keputusan finansial secara bijak.

Ketua Bidang Literasi dan Perlindungan Konsumen AAJI, Wianto Chen, menyampaikan, “Saat ini, mengeluarkan uang semakin mudah. Cukup dengan beberapa klik, scan QR, ataupun paylater kita sudah bisa melakukan transaksi dan mengakses produk keuangan. Karena itu, generasi muda tidak hanya perlu memiliki akses, tetapi juga pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan. Waktu terbaik mulai mempersiapkan masa depan finansial bukan setelah lulus, mendapatkan pekerjaan pertama, atau memiliki gaji besar. Masa depan finansial kita dimulai dari kebiasaan, pola pikir, dan keputusan yang kita buat hari ini.”

Baca Juga: AAJI Dukung Implementasi POJK Asuransi Kesehatan untuk Perkuat Tata Kelola di Ekosistem Industri

Melalui Smart Financial Day, AAJI menyampaikan tiga pesan utama kepada generasi muda, yaitu Hasilkan dan Kelola, Tumbuhkan, dan Lindungi. Hasilkan dan Kelola, dimulai dengan kemampuan untuk menghasilkan pendapatan yakni membangun kompetensi, network, dan reputasi serta belajar mengelola keuangan dengan baik.

Tumbuhkan, dengan mulai membangun aset secara konsisten dan memanfaatkan waktu sebagai salah satu keunggulan generasi muda dalam mempersiapkan masa depan.

Lindungi, dengan memahami pentingnya perlindungan terhadap aset dan tujuan keuangan yang sudah dibangun dari risiko yang tidak terduga. Karena perencanaan keuangan bukan hanya tentang membangun dan mengembangkan aset, tetapi juga menjaganya. Asuransi jiwa adalah salah satu bagian penting dari perlindungan tersebut, untuk membantu menjaga tujuan keuangan ketika terjadi risiko yang tidak kita harapkan.

Ketiga langkah tersebut menjadi penting dalam membangun ketahanan finansial jangka panjang, termasuk sebagai upaya agar generasi muda memiliki fondasi yang kuat ketika nantinya menghadapi kebutuhan keluarga dan tanggung jawab finansial di masa depan.

Perkuat Literasi melalui Perspektif Praktis dan Industri

Untuk memperkuat pesan tersebut, Smart Financial Day menghadirkan tiga narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi, yaitu dr. Tirta Mandira Hudhi, MBA, Atta Alva Wanggai dari AXA Mandiri, dan Rizki Ramdhani dari Prudential Indonesia.

dr. Tirta, yang dikenal sebagai dokter, entrepreneur, dan figur publik yang dekat dengan generasi muda, berbagi pengalaman serta perspektif praktis mengenai pentingnya membangun financial mindset dan kebiasaan finansial yang sehat. Ia juga membahas pentingnya mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian dunia kerja, perkembangan kebutuhan dan kenaikan harga barang, serta strategi mengembangkan kompetensi diri sebagai persiapan menuju masa depan finansial yang lebih baik.

Sementara itu, Atta Alva Wanggai dari AXA Mandiri membagikan sejumlah langkah praktis bagi mahasiswa untuk mulai mempersiapkan masa depan finansial. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, mengelola alokasi penghasilan, membangun aset secara konsisten melalui instrumen yang sesuai, serta melindungi diri dari berbagai risiko. Ia juga menekankan pentingnya mempersiapkan dana darurat bagi mahasiswa yang belum memiliki penghasilan tetap, karena kebutuhan mendadak dapat terjadi kapan saja.

Rizki Ramdhani dari Prudential Indonesia membagikan perspektif mengenai pentingnya cerdas finansial di era digital, khususnya bagi generasi Z. Dalam paparannya, ia membahas pentingnya memahami asuransi sebagai bagian dari pengelolaan risiko dan perlindungan finansial, seperti manfaat asuransi kesehatan, jiwa, dan umum serta perbedaan produk asuransi tradisional dan PAYDI. Selain itu, ia juga memperkenalkan Levela, platform edukasi edukasi keuangan digital yang membantu masyarakat meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, dan keterampilan dalam mengelola keuangan.

Lebih jauh, pemahaman mengenai perencanaan dan perlindungan finansial sejak dini juga dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi potensi beban generasi sandwich di masa depan. Dengan membangun aset dan menyiapkan perlindungan sejak sekarang, generasi muda dapat memiliki fondasi finansial yang lebih kuat untuk memenuhi kebutuhan diri sekaligus menghadapi kebutuhan keluarga di masa mendatang. Langkah ini pada akhirnya turut membangun ketahanan finansial antar-generasi.

“Sejalan dengan semangat AAJI, ‘Menjaga Kepercayaan, Mengukir Makna’ kami akan terus mendorong literasi dan perlindungan finansial sejak dini agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki fondasi finansial yang lebih kuat untuk menghadapi masa depan. Kami berharap Smart Financial Day hari ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi awal dari satu kebiasaan baru yang dapat diterapkan secara konsisten,” tutup Wianto.