PT Sarinah (Persero) terus memperkuat posisinya sebagai etalase budaya Indonesia yang relevan lintas generasi, termasuk bagi generasi Z atau Gen Z. Untuk menjangkau segmen muda ini, Sarinah mengusung strategi pengembangan program aktivasi yang kekinian, tanpa meninggalkan akar nilai budaya Nusantara.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan, mengungkapkan bahwa pendekatan tersebut bukan dilakukan secara instan, melainkan melalui berbagai kajian mendalam.
Sarinah, kata Raisha, secara khusus melakukan studi untuk memahami preferensi dan ketertarikan generasi Z agar mereka mau datang, terlibat, sekaligus mengenal budaya Indonesia lebih dekat.
“Sarinah sebenarnya melakukan banyak studi juga untuk bisa memastikan kaum Gen Z datang ke Sarinah,” ungkap Raisha, saat ditemui Olenka di Jakarta, baru-baru ini.
Namun demikian, Raisha menegaskan bahwa upaya Sarinah tidak semata-mata berorientasi pada target pasar generasi Z. Lebih dari itu, kata Raisha, Sarinah membawa misi yang lebih besar, yakni pelestarian budaya Indonesia agar tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.
“Sebenarnya bukan hanya kami yang mencakup dari Gen Z-nya sendiri, tapi kami mempunyai misi untuk melestarikan budaya Indonesia,” lanjutnya.
Baca Juga: Mengenal Sosok Raisha Syarfuan, Direktur Utama PT Sarinah (Persero)
Sebagai implementasi dari strategi tersebut, Sarinah menghadirkan beragam program aktivasi yang dirancang untuk menarik minat generasi muda.
Mulai dari penyelenggaraan acara musik hingga eksibisi tematik, seluruh program dikemas dengan pendekatan modern namun sarat makna budaya.
Salah satu contohnya adalah program musik yang dikemas secara viral dan dekat dengan selera anak muda, seperti acara Mollucan Soul yang digelar pada 31 Januari lalu.
Melalui program tersebut, lanjut Raisha, Sarinah berharap generasi Z tidak hanya datang untuk menikmati hiburan, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kekayaan budaya Indonesia.
“Jadi harapan kami dari program-program, dari program musik yang sangat amat viral ya, seperti kami adakan Mollucan Soul tanggal 31, adalah untuk menarik Gen Z, untuk lebih mengerti mengenai budaya Indonesia sendiri,” jelas Raisha.
Ia menambahkan, baik program musik maupun pameran yang dihadirkan Sarinah memiliki tujuan yang sama, yakni menjadikan budaya Indonesia sebagai sesuatu yang menarik, membanggakan, dan relevan bagi generasi muda.
“Jadi sebenarnya dari musik, dari exhibition yang kami lakukan, itu semua salah satunya untuk menarik Gen Z lagi untuk melihat kebudayaan asli Indonesia,” tutupnya.
Baca Juga: Perayaan Sukacita yang Khidmat, Sarinah Gelar Festiloka Panggung Nusantara 2026 serta Doa Bersama