PT Sarinah (Persero) terus memperkuat posisinya sebagai etalase budaya Indonesia yang relevan lintas generasi, termasuk bagi generasi Z atau Gen Z. Untuk menjangkau segmen muda ini, Sarinah mengusung strategi pengembangan program aktivasi yang kekinian, tanpa meninggalkan akar nilai budaya Nusantara.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan, mengungkapkan bahwa pendekatan tersebut bukan dilakukan secara instan, melainkan melalui berbagai kajian mendalam.
Sarinah, kata Raisha, secara khusus melakukan studi untuk memahami preferensi dan ketertarikan generasi Z agar mereka mau datang, terlibat, sekaligus mengenal budaya Indonesia lebih dekat.
“Sarinah sebenarnya melakukan banyak studi juga untuk bisa memastikan kaum Gen Z datang ke Sarinah,” ungkap Raisha, saat ditemui Olenka di Jakarta, baru-baru ini.
Namun demikian, Raisha menegaskan bahwa upaya Sarinah tidak semata-mata berorientasi pada target pasar generasi Z. Lebih dari itu, kata Raisha, Sarinah membawa misi yang lebih besar, yakni pelestarian budaya Indonesia agar tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.
“Sebenarnya bukan hanya kami yang mencakup dari Gen Z-nya sendiri, tapi kami mempunyai misi untuk melestarikan budaya Indonesia,” lanjutnya.
Baca Juga: Mengenal Sosok Raisha Syarfuan, Direktur Utama PT Sarinah (Persero)