Tersangka kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah mohon-mohon ke Hotman Paris supaya pengacara kondang itu tidak mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya.
Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) itu meminta Hotman untuk bertahan sampai satu atau dua pekan sebelum benar-benar mengundurkan diri.
Reaksi Febrie Adriansyah ini diceritakan langsung oleh Hotman Paris. Dia mengatakan Febrie memang benar-benar belum siap ditinggal pergi dirinya.
"Dia benar benar meminta 'tolong lah jangan dulu cepat-cepat, minimum beberapa minggu lagi'," kata Hotman menirukan Febrie sebagaimana dilansir Jumat (24/7/2026).
Bagi Febrie, Hotman merupakan salah satu pengacara paling andal di Indonesia yang diyakini dapat menangani kasus yang sedang menjeratnya sekarang ini. Febrie bahkan terang-terangan memuji Hotman berulang kali.
“Selalu dia bilang bolak-balik 'kamu adalah figur yang benar-benar nggak ada tandingannya dalam persidangan'. Akhirnya saya diam nggak jawab yes atau tidak, itu tiga hari lalu," ujarnya.
Kendati begitu, Hotman tetap memilih mundur karena alasan kesehatan. Ia ingin fokus pemulihan di Singapura.
Hotman menjelaskan dirinya baru saja menjalani operasi akibat saraf terjepit di Singapura pada 9 Juli lalu. Kini, ia masih menjalani masa pemulihan dengan pengawasan tim dokter di RS Medistra.
Atas kondisi tersebut, dokter memintanya menjalani istirahat total selama sedikitnya dua pekan agar proses penyembuhan berjalan optimal dan terhindar dari risiko komplikasi.
"Kata dokter dua minggu tidak boleh kerja, (kalau dipaksakan) akhirnya makin parah, takut jadi lumpuh. Selama dua bulan sarafnya kan ke kaki," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, keputusan Hotman menjadi pengacara Febrie ramai dikritik masyarakat. Banyak yang menilai ini adalah keputusan paling blunder yang bisa saja mencoreng nama besarnya sebagai pengacara.
Baca Juga: Kasus Febrie Adriansyah, Prabowo Harus Berani Tiru SBY di Kasus Cicak vs Buaya
Publik semakin tak simpati padanya ketika Hotman mengeluarkan sederet pernyataan kontroversial dimana dia mengaku tak dibayar Febrie. Dia ingin membantu yang bersangkutan lantaran ia menjadi korban kriminalisasi hukum.