Olahraga berbasis raket semakin berkembang di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya tenis, racket sport seperti padel dan pickleball juga semakin diminati dan bahkan melahirkan komunitas baru di berbagai wilayah Tanah Air.
Menjawab tren tersebut, Erajaya Active Lifestyle secara resmi menghadirkan Wilson Brand House di Plaza Indonesia, Jakarta pada Rabu (9/9/2026). Gerai yang menjadi toko ke-14 Wilson dalam portofolio Erajaya Active Lifestyle ini mengusung konsep brand house yang memadukan pengalaman berbelanja dengan ruang interaksi bagi komunitas olahraga raket. Dengan konsep tersebut, pengunjung dapat merasakan pengalaman retail lebih interaktif sekaligus mendekatkan konsumen dengan produk Wilson.
CEO Erajaya Active Lifestyle Djohan Sutanto mengatakan pembukaan gerai baru tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses masyarakat terhadap produk dan pengalaman olahraga berkualitas. Pasalnya, Wilson Brand House Plaza Indonesia menyediakan beragam kebutuhan olahraga raket, mulai dari raket, sepatu, apparel, hingga aksesori untuk tenis, padel, dan pickleball. Konsumen juga dapat mencoba produk secara langsung melalui area Trial Area, sementara Wilson Lounge disiapkan sebagai ruang interaksi bagi komunitas.
"Pembukaan gerai Wilson Plaza Indonesia menjadi bagian dari langkah kami untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dan pengalaman olahraga yang berkualitas. Kami melihat minat terhadap racket sports di Indonesia terus berkembang, tidak hanya melalui tenis, tetapi juga padel dan pickleball," pungkas Djohan dalam momen pembukaan Wilson Brand House Plaza Indonesia, Rabu (9/9/2026).
Djohan menekankan, konsep brand house yang dihadirkan tidak sekadar berfungsi sebagai tempat penjualan produk. Ruang tersebut juga diharapkan dapat mempertemukan brand, konsumen, dan komunitas olahraga raket.
Dorong Regenerasi Tenis

Peresmian Wilson Plaza Indonesia turut menghadirkan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki. Dalam sesi eksklusif, Yayuk membahas perjalanan kariernya, perkembangan tenis di Tanah Air, serta pentingnya pemilihan equipment dalam mendukung performa atlet.
Yayuk yang pernah menempati peringkat 19 dunia nomor tunggal dan peringkat 9 dunia nomor ganda menilai perkembangan tenis Indonesia saat ini terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang bermain, pertumbuhan komunitas, serta meningkatnya ketertarikan generasi muda.
Menurutnya, tren tersebut perlu diikuti dengan pembinaan yang berkelanjutan agar ketertarikan terhadap tenis tidak berhenti sebagai tren sesaat.
“Sekarang saya melihat tenis mulai memiliki energi yang berbeda. Semakin banyak anak muda yang tertarik bermain tenis dan komunitas juga tumbuh di berbagai tempat. Ini adalah perkembangan yang sangat positif,” kata Yayuk.
“Tantangannya sekarang adalah bagaimana kita menjaga ketertarikan itu agar tidak berhenti sebagai tren, tetapi bisa menjadi proses yang berkelanjutan untuk melahirkan lebih banyak pemain dan talenta baru,” lanjutnya.
Yayuk menambahkan, regenerasi tenis membutuhkan lingkungan yang mendukung pemain muda untuk menikmati proses. Selain pembinaan, dukungan orang tua, komunitas, serta pemilihan equipment yang sesuai dengan kebutuhan pemain juga menjadi faktor penting.
“Untuk pemain yang baru mulai, jangan terlalu cepat berpikir harus langsung menjadi yang terbaik. Nikmati prosesnya, bermain secara konsisten, dan temukan apa yang membuat kita menyukai tenis,” ujarnya.