Sejumlah fasilitas pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah tuntas dikebut termasuk Kantor Wakil Presiden RI yang sudah siap digunakan.

Progres pembangunan infrastruktur itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. 

“Ya itu saya kira baru bocoran, baru rencana, baru persiapan. Sudah kita siapkan,” kata Basuki di gedung DPR RI dilansir Selasa (19/6/2026).

Baca Juga: IHSG Babak Belur Hari Ini, Purbaya Yakin Segera Rebound

“(Kantor Wakil Presiden) tahun ini bisa digunakan, karena gedungnya sudah jadi, furniture-nya juga sementara sudah jadi,” tambahnya 

Basuki sendiri kini telah pindah ke IKN, dia berharap pejabat lain juga segera pindah ke sana dalam waktu dekat ini supaya seluruh fasilitas telah selesai dibangun segera digunakan.

“Jadi saya sih berharap itu terjadi, akan ada beliau benar-benar akan berkantor di sana,” ujarnya.

Senada Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP, Komarudin Watubun mendorong para pejabat negara termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk segera berkantor di IKN. 

Hal ini penting untuk mengantisipasi terbengkalainya gedung-gedung yang sudah jadi tersebut yang ujung-ujungnya hanya menguras anggaran negara karena biaya perawatan yang membengkak.

“Itu yang mestinya, katanya ada menteri yang harus berpindah ke sana. Atau Wapres yang berkantor di sana supaya ada manfaatnya. Semua gedung itu kan butuh biaya perawatan,”bkata Komarudin.

Komarudin menyadari secara defacto IKN memang belum resmi menjadi ibu kota negara menggantikan Jakarta. Namun sembari menunggu regulasi pemindahan ibu kota kata dia ada baiknya gedung-gedung yang sudah siap segera dipakai.

“Maintenance butuh biaya besar. Gedung DPR ini saja berapa tiap hari harus dibersihkan, sapu, cabut rumput. Apalagi satu kota itu,” pungkasnya.

DPR Pindah Duluan

Merespons pernyataan Komarudin Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan, ketimbang mendorong Gibran berkantor di IKN, DPR seharusnya memberi contoh dengan terlebih dahulu pindah ke sana.

Bestari bahkan mengatakan, jika PSI sudah lolos masuk Senayan maka partai politik besutan Kaesang Pangarep itu bakal mendorong seluruh anggota DPR untuk pindah ke IKN.

Baca Juga: Hidup Masyarakat Desa Sangat Dipengaruhi Dolar

"Seharusnya yang disarankan ya, seharusnya kan memang DPR aja mendahului gitu. Kami kalau nanti sudah di Senayan, kami justru yang akan mengajak kawan-kawan DPR itu duluan di sana gitu," jelasnya.

"Beri contoh saja. Sebaiknya dia memberi contoh sebagai kader yang katanya dari partai terbaik, kan? Beri contoh dong. Kalau jangan memecah belah antara presiden dengan wakil presiden. Itu satu kesatuan," imbuh dia.