DGL Learning Institute resmi membuka kegiatan In House Training Auditor ISPO bersama POLBANGTAN Medan yang dilaksanakan secara virtual pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit, khususnya dalam mencetak auditor ISPO yang profesional dan memahami implementasi standar perkebunan berkelanjutan sesuai regulasi nasional.

Pelatihan tersebut diikuti peserta dari POLBANGTAN Medan dan dilaksanakan dalam beberapa batch dengan fokus pada penguatan pemahaman prinsip, kriteria, serta regulasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Program ini juga menjadi sarana peningkatan kapasitas peserta dalam memahami tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dan proses audit sesuai standar ISPO.

Baca Juga: Peraturan Baru Prabowo: Ekspor Sawit hingga Batu Bara Harus Lewat BUMN

Pada hari pertama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, prinsip dan kriteria ISPO Pekebun, prinsip kepatuhan legalitas usaha perkebunan, hingga prinsip transparansi dalam penetapan harga TBS dan sistem rantai pasok kelapa sawit berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 33 Tahun 2025.

Sejumlah narasumber turut hadir dalam pelaksanaan hari pertama pelatihan, di antaranya Ratna Sariati dengan materi Kebijakan Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan, Sangkah Mangamo Sitompul yang membawakan materi Prinsip dan Kriteria ISPO Pekebun, Elvyrisma T. Nainggolan terkait Penyelenggaraan Sertifikasi ISPO, serta Fadiah Chaerani Taufik yang menyampaikan materi Prasyarat Sertifikasi ISPO.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai prinsip transparansi dalam penetapan harga, indeks K, dan rantai pasok kelapa sawit sebagai bagian penting dalam mendukung tata kelola industri sawit yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.

Direktur POLBANGTAN Medan, Nurliana Harahap, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara institusi pendidikan dan lembaga pelatihan profesional dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan.

Baca Juga: BPDP Sosialisasikan Beasiswa Sawit di Papua Barat Daya, Dorong Akses Pendidikan dan Kesetaraan Gender

“Kami berharap para peserta dapat memperoleh wawasan praktis, meningkatkan kompetensi, serta mampu menghadapi tantangan industri kelapa sawit berkelanjutan secara profesional dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur DGL Learning Institute, M Gema Aliza, mengatakan bahwa pelatihan auditor ISPO merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam menghadirkan program pengembangan kompetensi yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung implementasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas auditor ISPO yang profesional dan kompeten,” katanya.

Baca Juga: Mengembangkan Industri Hijau Nasional dengan Biomassa Kelapa Sawit

Pelatihan In House Training Auditor ISPO POLBANGTAN Medan dilaksanakan selama lima hari. Empat hari pertama difokuskan pada pembekalan materi terkait regulasi, prinsip dan kriteria ISPO, serta teknik audit. Selanjutnya, pada hari terakhir peserta akan mengikuti kegiatan mock audit atau kunjungan lapangan sebagai praktik implementasi audit ISPO secara langsung.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan pemahaman dalam pelaksanaan audit ISPO guna mendukung industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan sesuai standar nasional.