“Yang pertama kami berkeinginan membuat suatu forum yang memberi kontribusi terhadap peningkatan kualitas kemerdekaan bagi bangsa ini. Karena kita perlu terus memberi sumbangsih terhadap pembangunan Indonesia, perbaikan kehidupan bangsa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Ahmad Juwaini saat pembukaan Kongres Kemandirian pada sabtu, 29/08/2026.

Tujuan kedua, adalah memperkuat jaringan alumni beasiswa Dompet Dhuafa. Alumni memiliki sebaran yang luas dengan potensi dan kompetensi yang beragam. Sebagian alumni juga telah menempati posisi penting di tengah masyarakat.

Ahmad Juwaini menilai kondisi tersebut merupakan potensi yang dapat dikembangkan untuk memberikan masukan terhadap pembangunan bangsa, sekaligus meningkatkan kualitas berbagai program dan kegiatan Dompet Dhuafa.

“Beberapa di antaranya juga memiliki posisi-posisi penting di masyarakat, bahkan boleh kita sebut memiliki kapasitas yang sangat potensial untuk ikut memberi masukan-masukan besar terhadap pembangunan bangsa, perbaikan kualitas-kualitas program Dompet Dhuafa, dan kegiatan-kegiatan lainnya,” tuturnya.

Baca Juga: LPM Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Budidaya Lobster Air Tawar Bagi Puluhan Pemuda Karawang

Pada pelaksanaannya, Kongres Kemandirian dibagi menjadi dua sesi yakni Sesi Diskusi Panel 1: Kesehatan dan Sosial bertema Strengthening Community Well- being for Sustainable Development bersama Salahuddin Yahya, Direktur Potensi dan Sumber Daya Sosial Kemensos RI;  drg. M. Atiatul Muktadir, Dentist, Influencer; Ivan Ahda, M.Si., Strategy & Advisory Director KTM Solution. 

Kemudian di Sesi Diskusi Panel 2: Pendidikan & Ekonomi bertema Empowered Education, Sovereign Economy bersama Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si., Wakil Ketua Komisi X DPR RI; Dr. Banu Muhammad H Dosen FEB Universitas Indonesia; dan Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc., Guru Besar FMIPA UI. Sesi panel tersebut digadang menjadi wadah integrasi gagasan dan membangun kolaborasi konkret yang dituangkan dalam komitmen kerja sama lanjutan bukan sekadar pertemuan seremonial.