Dokter sekaligus Entrepreneur, Tirta Mandira Hudhi, menyoroti persoalan kualitas udara yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama daerah yang masih terdampak kebakaran hutan.

Menurutnya, persoalan udara bersih bukan sekadar isu lingkungan, tetapi menyangkut hak setiap warga negara.

Ia pun lantas mengingatkan bahwa masyarakat di berbagai daerah berhak mendapatkan udara yang bersih dan sehat.

Namun, kondisi kualitas udara saat ini menunjukkan adanya perbedaan yang cukup signifikan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

“Sebenarnya udara bersih itu adalah hak semua warga negara yang tinggal di negara kita ini,” ungkap Dokter Tirta, dikutip dari laman Instagram pribadinya, Rabu (16/9/2026).

Menurut Dokter Tirta, persoalan tersebut menjadi semakin memprihatinkan karena kebakaran hutan di sejumlah daerah belum sepenuhnya teratasi. Kondisi udara yang buruk dan berlangsung dalam waktu panjang juga dapat memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Terjadi perbedaan kualitas udara yang sangat luar biasa, terutama di daerah tempat-tempat yang sekarang lagi terkena dampak dari kebakaran hutan di beberapa daerah yang belum kelar,” katanya.

Ia menegaskan, paparan udara yang tercemar dalam jangka panjang tidak bisa dianggap sepele. Salah satu dampak kesehatan yang perlu diwaspadai adalah gangguan pada saluran pernapasan, termasuk bronkitis kronis.

“Efeknya apa sih kalau berkepanjangan? Jelas, bronkitis kronis. Ya, bronkitis kronis. Itu yang akan menjadi impact di jangka panjangnya,” ujar Dokter Tirta.

Baca Juga: 4 Cara Aman Hadapi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menurut Dokter Tirta