Lifestyle atau gaya hidup kini menjadi salah satu kebutuhan yang dicari oleh masyarakat. Di tengah beban kerja yang berat, pemenuhan kesenangan di luar kebutuhan primer, seperti makanan, kosmetik, hingga hiburan merupakan penghilang kepenatan (stress relief) yang dibutuhkan.

Oleh karena itu, tak heran jika bisnis yang berfokus pada gaya hidup makin berkembang. Saking besarnya pasar ini, banyak pebisnis yang sukses bahkan menjadi konglomerat dari bidang ini. Kali ini, Olenka rangkumkan beberapa perempuan pebisnis yang terjun ke bisnis gaya hidup:

Baca Juga: Deretan Istri Konglomerat Indonesia yang Aktif di Bisnis

1. Putri Tanjung

Putri Indahsari Tanjung atau Putri Tanjung merupakan putri sulung konglomerat pemilik CT Corp, Chairul Tanjung. Perempuan kelahiran Jakarta pada 22 September 1996 ini turut serta mengembangkan kerajaan bisnis keluarganya, terutama di bidang gaya hidup.

Putri merupakan lulusan Academy of Art University pada 2019 yang memulai perjalanan bisnisnya sejak usia 15 tahun. Dia kini menjabat sebagai CEO Trans Digital Lifestyle Group yang memimpin berbagai platform digital, seperti Female Daily, Beautynesia, HaiBunda, dan CXO Media. Berbagai platform digital tersebut rutin memproduksi konten yang membahas gaya hidup, seperti tips make up dan tips parenting.

2. Nurhayati Subakat

Dari bidang kecantikan, Nurhayati Subakat masuk ke dalam jajaran pebisnis terkemuka dari Indonesia. Perempuan kelahiran Padang Panjang pada 27 Juli 1950 ini merupakan pendiri PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp), grup bisnis yang memproduksi kosmetik untuk perempuan dan laki-laki.

Lewat perusahaannya, lulusan farmasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1971 ini berhasil meluncurkan sejumlah merek yang dikenal luas oleh masyarakat. Sejumlah merek tersebut ialah Wardah, Make Over, Emina, Kahf, LABORÉ, dan lain sebagainya.

3. Tessa Natalia Hartono

Tessa Natalia Hartono merupakan anggota keluarga Hartono, konglomerat pemilik Djarum Group. Tessa adalah putri dari Michael Bambang Hartono.

Dari banyaknya lini bisnis yang dikelola Djarum Group, Tessa ikut terjun di bisnis gaya hidup milik keluarganya. Sempat menjabat sebagai CEO, dia kini menduduki jabatan sebagai Advisor PT Grand Indonesia sejak Desember 2016. Grand Indonesia merupakan pusat perbelanjaan yang berlokasi di sekitar lokasi ikonik Jakarta, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI).

4. Valencia Tanoesoedibjo

Selanjutnya, ada Valencia Tanoesoedibjo yang juga terjun ke bisnis gaya hidup dengan mengelola platform media serta perhiasan. Perempuan kelahiran tahun 1993 ini merupakan anak Hary Tanoesoedibjo, pendiri dan pemilik MNC Group.

Valencia berhasil mendapatkan gelar Bachelor of Arts dari University of Sydney. Saat ini, dia menjabat sebagai Direktur MNC Media yang mengelola bisnis televisi, digital, serta manajemen talent. Selain itu, dia juga menjabat sebagai CEO Soulyu Beauty, merek kosmetik dan perawatan kulit lokal Indonesia, serta mendirikan merek perhiasan ISAGO dan Clemence Ellery.

5. Claudia Sondakh

Claudia Sondakh merupakan putri pendiri grup bisnis Rajawali Corpora, Peter Sondakh. Peraih gelar Master of Fine Arts dalam Desain dan Teknologi dari Parsons The New School of Design ini telah menikah dengan pengusaha Singapura dan menetap di negara singa tersebut.

Claudia dikenal sebagai pendiri Plentyfull Bakery & Deli, bisnis kuliner dengan konsep brunch yang beroperasi di Singapura sejak awal 2020. Dia juga menjalankan bisnis fesyen bernama Robe Raiders, butik daring barang mewah bekas, yang kemudian bergabung dengan platform belanja The Fifth Collection.

6. Martha Tilaar

Martha Tilaar merupakan pendiri Martha Tilaar Group, grup bisnis yang bergerak dalam bidang kecantikan sejak tahun 1970-an. Sejumlah merek legendaris berhasil diluncurkan dari grup bisnis ini, seperti Sariayu, Mirabella, dan PAC.