Growthmates, menjadi orang tua dari anak neurodivergent membuat proses tumbuh kembang anak memiliki perjalanan yang unik.
Setiap anak memiliki ritme perkembangan masing-masing, sehingga pencapaian yang terlihat sederhana bagi sebagian orang bisa menjadi sebuah kemajuan besar bagi anak dan keluarganya.
Founder Komunitas Berspektrum sekaligus orang tua anak neurodivergent, Nadira Saraswati, mengatakan, salah satu cara untuk menjaga harapan terhadap perkembangan anak tanpa kehilangan kesempatan menikmati setiap prosesnya adalah dengan belajar merayakan setiap kemajuan kecil atau small wins.
Menurut Nadira, orang tua perlu melihat kembali pencapaian anak dari hari ke hari. Hal-hal yang mungkin dianggap sebagai kemampuan sederhana pada anak lain dapat menjadi sebuah milestone yang sangat berarti bagi anak neurodivergent.
“Celebrate every small wins. Biar kita juga bersyukur apa pun dengan progres, setahap demi setahap, milestone demi milestone yang kayaknya mungkin biasa untuk teman-teman lakukan,” terang Nadira, saat Media Briefing ‘Suara Orang Tua: Realita Pengasuhan Anak Neurodivergent di Indonesia’, yang digelar di Atelier of Minds, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Dira ini mencontohkan berbagai kemampuan sehari-hari yang mungkin terlihat sepele, seperti anak mulai mengetahui kapan harus diam dan bermain, mengetahui tempat mengambil sepatu, atau memahami bahwa sebelum tidur ada rutinitas menyikat gigi.
Bagi anak neurodivergent, kata dia, kemampuan tersebut bisa membutuhkan proses panjang dan berbagai stimulus yang diberikan secara konsisten.
“Kayak biasa, anak muda dia bisa tahu waktunya untuk diem, tahu waktunya untuk bermain, tahu di mana letak ambil sepatu, tahu waktunya untuk sikat gigi sebelum tidur, itu kayaknya progres banget. Bahkan dengan dipanggil nengok, itu tuh kayaknya memang progres yang kelihatannya kecil, tapi dari stimulus-stimulus yang disediakan, wah, growth-nya gede banget.” katanya.
Karena itu, Nadira mengajak para orang tua untuk tetap grounded dan tidak terlalu terpaku pada pencapaian besar yang mungkin belum diraih anak. Menurutnya, menikmati proses dapat dimulai dengan mengamati satu per satu hal baru yang berhasil dilakukan anak setiap harinya.
“Kita biar bisa lebih grounded lagi, gimana biar bisa lebih menikmati juga, itu coba celebrate every small wins yang setiap hari. Apa sih kejadian hari ini, dia bisa ngapain sih?” tutur Nadira.
Baca Juga: Orang Tua Ungkap Harapan untuk Anak Neurodivergent: Masyarakat Perlu Lebih Aware dan Empati