Berawal dari kegemaran terhadap kopi, Cece dan suaminya, David Lee, memberanikan diri membangun usaha roastery di Medan, Sumatera Utara.

Pasangan yang cinta terhadap kopi ini pun akhirnya merintis Coffest Roastery di Medan, Sumatera Utara, pada 2023, hingga kini usahanya menjangkau pasar mancanegara.

Baca Juga: Bersama Bank Kalsel, Askrindo Dorong Pembangunan UMKM Daerah
Mulanya, David yang gemar menikmati kopi kerap mengalami masalah perut setelah minum kopi. Dari pengalaman itu muncul keinginan untuk mencari cara agar kopi tetap dapat dinikmati dengan lebih nyaman.

Baca Juga: 530 Ribu Gelas Kopi Terjual Tiap Hari, Seberapa Besar Kopi Kenangan Gerakkan Ekonomi Indonesia?

“Awalnya karena suami senang kopi, lalu kami sepakat untuk membuka bisnis roastery. Apalagi suami saya sering kembung kalau sudah minum kopi, lalu dicarilah cara agar para penikmat kopi bisa nyaman untuk minum kopi tanpa rasa khawatir. Dengan kata lain menyelamatkan manusia,” ujar Cece kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).

Dari eksperimen dan pengembangan produk, Coffest Roastery kemudian tumbuh menjadi bisnis yang tidak hanya menyasar konsumen di Medan, melainkan menembus pasar Singapura dan Jerman.

“Puji Tuhan, produksi kita sudah diekspor hingga Singapura dan Jerman, serta daerah se-Indonesia,” kata Cece.

Bagi pelaku UMKM seperti Cece, pemanfaatan media sosial menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas. Termasuk dukungan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) melalui program pembinaan UMKM.

Dept Head Corporate Communication Askrindo Sri Lukmiyati mengatakan, Coffest Roastery merupakan salah satu mitra binaan Askrindo yang terus didorong untuk mengembangkan bisnisnya dan meningkatkn daya saing.

“Kita siap memberikan dukungan dan edukasi agar bisnis mitra ini semakin berkembang,” ujarnya.

Adapun dukungan tersebut diberikan Askrindo melalui pendampingan dan edukasi yang diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperkuat fondasi bisnis sekaligus membuka peluang pengembangan pasar.