1. Tidak Mengelola Stres

Stres merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dan tidak selalu berdampak buruk. Namun, masalah muncul ketika stres berlangsung terus-menerus tanpa dikelola dengan baik. 

Menurut Lisa George, praktisi kesehatan dan kesehatan mental, stres kronis dapat mempercepat proses penuaan dari dalam tubuh. Dalam praktiknya, ia sering menjumpai orang-orang yang merasa kelelahan, sulit berkonsentrasi, dan tampak menua lebih cepat akibat tekanan yang berlangsung dalam jangka panjang.

Dampak stres kronis sering kali tidak disadari karena muncul secara bertahap. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa stres berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan kulit, pola makan, hingga fungsi kognitif. 

Baca Juga: Bikin Kesal, Ini 3 Penyebab Jerawat Tiba-tiba Muncul saat Bangun Tidur

Ketika tubuh terus berada dalam kondisi siaga, kualitas tidur, nafsu makan, tekanan darah, kadar gula darah, dan sistem kekebalan tubuh juga dapat terganggu. Kondisi ini dikenal sebagai beban alostatik, yaitu akumulasi tekanan yang terjadi ketika tubuh terus-menerus beradaptasi dengan stres. Tingginya beban alostatik dikaitkan dengan penuaan biologis yang lebih cepat serta meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Meski tidak mungkin menghilangkan stres sepenuhnya, ada banyak cara sederhana untuk membantu tubuh kembali rileks. Memberikan jeda singkat bagi sistem saraf melalui latihan pernapasan, berjalan santai di luar ruangan, menulis jurnal, melakukan peregangan, atau sejenak menjauh dari ponsel dapat membantu mengurangi dampak stres dan mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Semoga bermanfaat, ya!