Board of Director PT Kalbe Farma Tbk 2015-2021, Djonny Hartono, mengatakan bahwa dinamika politik kantor merupakan fenomena yang hampir tidak dapat dihindari dalam sebuah organisasi. Interaksi antarkepentingan, persaingan internal, serta perbedaan perspektif dalam lingkungan kerja kerap melahirkan praktik politik kantor di sebuah perusahaan.
Djonny Hartono mengingatkan, sikap memahami bahwa dinamika tersebut ada merupakan bagian dari kedewasaan seseorang. Akan tetapi, ia mengimbau agar pekerja kantoran tak perlu aktif terlibat di dalam permainan politik kantor. Ia lebih menyarankan untuk fokus kepada kinerja, kompetensi, dan profesionalitas.
Baca Juga: Karyawan Mulai Burnout? Ini 5 Ciri Pemimpin yang Perlu Executive Coaching
"Bagaimana cara menghadapi politik kantor? Pertama, kita mesti pahami peta di luar struktur, artinya ada orang-orang yang berpengaruh atau pembisik, orang-orang yang punya akses langsung entah pada pimpinan atau owner. Kedua, bangun reputasi dan track record, kemudian bisa menjaga integritas," katanya belum lama ini di Jakarta.
Djonny mengingatkan untuk tidak terlibat langsung pada drama di kantor. Ia berpandangan, seseorang yang memiliki integritas, kompetensi, serta kontribusi terhadap perusahaan akan lebih dihargai terlepas dari dinamika politik yang terjadi di perusahaan.
"Jangan terpancing dengan drama! Kita muncul sebagai profil yang memang profesional. Artinya, kita menjalankan tugas, bangun reputasi, serta pertajam kompetensi. Rasanya itu yang menjadi ukuran kita bisa selamat dari politik kantor. Kalau pimpinan yang bijak pasti bisa melihat kinerja pegawainya," pungkas Djonny.