Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ikut merespons terkait gosip yang menyebutkan dirinya berpeluang mengisi jabatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Secara gamblang, dirinya membantah kabar tersebut, dan menyebut isu tersebut hanya spekulasi semata. "Itu kan kata situ," ujarnya kepada wartawan, Rabu kemarin.

Baca Juga: Chatib Basri: Tugas Menkeu Sangat Gampang

Sementara itu, ketika dirinya ditanyai kesiapan jika benar-benar ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi Menkeu. Ia menegaskan jika fokus dirinya saat ini adalah menyelesaikan tanggung jawab di kementerian yang dipimpinnya sekarang.

"Sekarang masih jadi Menkes," cetusnya.

Sebagai informasi, beredar isu pergeseran Budi Gunadi Sadikin menjadi Menkeu ini muncul di tengah santernya kabar rencana perombakan atau reshuffle kabinet Merah Putih, khususnya di sektor perekonomian dan keuangan.  

Baca Juga: Pernyataan Istana: Tidak Ada Rencana Presiden Depak Menkeu Purbaya!

Namun sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dengan tegas memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak mempunyai rencana untuk menggantikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan ekonom senior Chatib Basri.

Adapun pernyataan tersebut sekaligus merespons isu pergantian Purbaya di tengah anjloknya nilai tukar rupiah.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa Kepala Negara belum mempunyai agenda untuk reshuffle Kebinet Merah Putih dalam waktu dekat.

"Tidak ada rencana pergantian menteri keuangan. Berkali-kali juga sudah kami sampaikan tidak ada rencana reshuffle. Maka juga mohon maaf, sekali lagi jangan dikait-kaitkan dengan isu yang beredar atau berkembanglah nama tokoh si A, si B, si C," katanya kepada wartawan, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). 

Lanjutnya, ia mengatakan jika pemerintah saat ini tetap fokus untuk menjalankan program kerja yang telah ditetapkan.

"Karena memang sesungguhnya tidak sedang ada rencana pergantian itu. Nanti kalau memang kita merasa, tidak hanya salah satu kementerian ya, kalau memang presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan, pada waktunya nanti akan disampaikan kepada masyarakat," terangnya.