Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan turut ambil bagian dalam Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara 2026 yang digelar di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun.
Melalui partisipasi tersebut, BPDP menghadirkan berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis kelapa sawit sebagai bentuk dukungan terhadap hilirisasi, inovasi, dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis perkebunan.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dan dirangkaikan dengan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, unsur Forkopimda, kepala daerah se-Sumatera Utara, pelaku usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, BPDP menampilkan beragam produk inovatif hasil pengembangan UMKM turunan sawit, mulai dari produk pangan, kerajinan, kosmetik, hingga berbagai produk bernilai tambah lainnya yang memanfaatkan potensi kelapa sawit secara berkelanjutan.
Kehadiran BPDP menjadi bagian dari upaya memperkenalkan luasnya potensi industri hilir sawit sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan usaha berbasis komoditas strategis nasional tersebut.
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan keikutsertaan BPDP dalam kegiatan ini bertujuan mempromosikan produk-produk inovatif yang dihasilkan UMKM mitra BPDP sekaligus menyosialisasikan berbagai manfaat dan potensi industri kelapa sawit, khususnya di Sumatera Utara.
"Partisipasi BPDP dalam ajang ini juga menjadi sarana bagi UMKM binaan untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk, serta memperkenalkan inovasi yang telah dikembangkan kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lahirnya lebih banyak UMKM berbasis sawit dalam upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen," ujar Helmi dalam keterangan resmi yang diterima Olenka pada Minggu (21/06/2026).
Baca Juga: DGL Learning Institute Bersama BPDP dan Ditjenbun Perkuat Kompetensi 119 Pekebun Morowali di Palu
Dalam sambutannya saat membuka acara, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya kegiatan tersebut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara yang diselenggarakan bersamaan dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan data yang mutakhir dan akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi ke depan.
"Kegiatan Pekan Inovasi dan Investasi ini berbarengan dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026. Hasil sensus akan memberikan data yang mutakhir dan terbarui yang nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat," ujarnya.
Melalui keikutsertaannya dalam Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara 2026, BPDP berharap produk-produk turunan sawit karya UMKM Indonesia semakin dikenal luas, mampu menembus pasar yang lebih besar, serta mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan sektor perkebunan kelapa sawit nasional.
Baca Juga: BPDP dan DGL Latih 94 Petani Sawit Subulussalam Tingkatkan Kualitas Panen dan Pascapanen
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa industri kelapa sawit tidak hanya berperan sebagai penghasil bahan baku, tetapi juga menjadi sumber inovasi dan penggerak ekonomi kerakyatan melalui pengembangan produk hilir yang kreatif, bernilai tinggi, dan berdaya saing.