Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) turut berpartisipasi dalam Surabaya Great Expo (SGE) sebagai upaya memperluas edukasi kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai program yang dijalankan BPDP dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan Kelapa Sawit, Kelapa, dan Kakao Indonesia.
BPDP juga turut mempromosikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Perkebunan agar semakin naik kelas, berdaya saing tinggi, serta inovatif dalam mengolah potensi komoditas perkebunan Indonesia.
Baca Juga: Sawit Run 5K & Festival Sawit Sehat 2026: Semarakkan Dies Natalis ke-20 Politeknik Kelapa Sawit CWE
Keikutsertaan BPDP dalam pameran ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tapi juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bagaimana program-program BPDP yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak di sektor perkebunan khususnya Kelapa, Kakao dan Kelapa Sawit.
Informasi mengenai program-program BPDP juga dapat diketahui oleh masyarakat yang berkunjung pada SGE, berbagai program BPDP diantaranya Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan, Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Promosi Perkebunan, Peremajaan Perkebunan, Sarana dan Prasarana Perkebunan dan Pengembangan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati.
Program-program BPDP tersebut merupakan bagian dari upaya BPDP untuk mendorong tidak hanya unggul dari sisi produksi, melainkan juga menciptakan sumber daya manusia perkebunan yang kompeten, produktivitas yang meningkat serta mampu menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM berbasis perkebunan, BPDP menghadirkan UMKM produk olahan cokelat yaitu Chocolate Raddina yang berasal dari Jember dan UMKM batik sawit yaitu Jayanti Batik yang berasal dari Malang.
Kehadiran kedua UMKM tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk bernilai tambah hasil komoditas perkebunan Indonesia kepada masyarakat luas sekaligus memperluas peluang pemasaran dan jejaring usaha.
Mujiono Hardiansyah selaku Junior Analisis BPDP mengatakan, "Kami menghadirkan UMKM mitra BPDP yang bergerak di bidang olahan cokelat dan batik sawit sebagai wujud komitmen BPDP dalam mendorong hilirisasi komoditas perkebunan.
Kami berharap keikutsertaan mereka di SGE dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, memperkuat jejaring usaha, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk-produk unggulan berbasis perkebunan Indonesia”.
Lebih lanjut dikatakan Mujiono, keikutsertaan BPDP dalam SGE menjadi salah satu upaya untuk dapat menambah pengetahuan masyarakat terhadap peran dan fungsi dari BPDP serta pengenalan terkait produk-produk hilirisasi yang berasal dari perkebunan seperti Kelapa Sawit, Kelapa, dan Kakao.
"Keikutsertaan BPDP dalam SGE merupakan bagian dari upaya kami untuk semakin mendekatkan berbagai program BPDP kepada masyarakat. Melalui booth edukasi ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai peran BPDP dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan, sekaligus menunjukkan berbagai hasil nyata dari program-program yang telah dijalankan," tambahnya.
Keikutsertaan BPDP dalam SGE juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. BPDP terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan program serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran BPDP dalam mendukung pembangunan perkebunan yang berkelanjutan.
Baca Juga: APKASINDO Sebut Program PSR Mampu Meningkatkan Produktivitas Sawit Secara Signifikan
BPDP mengundang seluruh pengunjung Surabaya Great Expo untuk mengunjungi booth BPDP, mengenal lebih dekat berbagai program yang dijalankan, serta melihat secara langsung inovasi produk dari UMKM mitra BPDP yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan Indonesia.