Tren Work From Anywhere (WFA) semakin populer di kalangan pekerja urban. Namun, tidak semua orang merasa nyaman bekerja di kafe yang cenderung bising atau ruang kerja komersial yang kurang fleksibel.
Sebagai alternatif, perpustakaan kini hadir sebagai ruang publik yang lebih tenang dan kondusif. Tak lagi sekadar tempat membaca, sejumlah perpustakaan di Jakarta telah bertransformasi menjadi ruang kerja modern dengan fasilitas memadai, mulai dari WiFi stabil hingga area duduk yang nyaman.
Baca Juga: 5 Perpustakaan Terbesar di Dunia yang Sediakan Jutaan Judul Buku, Intip Yuk!
Berikut lima rekomendasi perpustakaan di Jakarta yang cocok untuk WFA:
1. Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki
Perpustakaan Jakarta menjadi salah satu destinasi favorit sejak direvitalisasi dan dibuka kembali pada 2022. Desain interiornya modern dengan dominasi aksen kayu dan konsep ruang berundak yang nyaman.
Pengunjung dapat memilih berbagai area kerja, mulai dari meja terbuka hingga sudut privat seperti bilik kayu dan area lesehan. Untuk mengaksesnya, pengunjung perlu melakukan registrasi melalui aplikasi JakLitera.
Karena popularitasnya cukup tinggi, disarankan datang lebih awal untuk mendapatkan tempat.
2. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) merupakan salah satu gedung perpustakaan tertinggi di dunia dengan fasilitas lengkap dan akses gratis.
Area lantai atas, khususnya lantai 21 hingga 24, menjadi pilihan favorit untuk bekerja karena suasananya sangat tenang serta menawarkan pemandangan langsung ke kawasan Monas dan pusat kota Jakarta.
Pengunjung perlu membuat kartu anggota untuk mengakses beberapa fasilitas tertentu, serta mengikuti aturan seperti penggunaan loker dan tas transparan. Suhu ruangan yang cukup dingin juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Mengenal Perpustakaan Cikini, Ikon Literasi di Pusat Ibu Kota
3. Baca Di Tebet
Baca Di Tebet merupakan ruang baca independen yang menawarkan suasana lebih personal dan nyaman. Tempat ini menggabungkan konsep perpustakaan dengan coworking space.
Area dibagi menjadi beberapa zona, seperti ruang diskusi dan zona hening untuk bekerja lebih fokus. Dengan tiket harian mulai dari Rp35.000, pengunjung dapat menikmati fasilitas kerja sekaligus mengakses koleksi buku kurasi.
4. Erasmus Huis Library
Perpustakaan Erasmus Huis menawarkan suasana minimalis yang tenang di kawasan Kuningan. Lokasinya yang berada di kompleks kebudayaan Belanda membuatnya relatif jauh dari keramaian.
Ruangannya bersih, terang, dan dilengkapi meja kerja yang luas, cocok bagi pengunjung yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Meski terbuka untuk umum, pengunjung disarankan mengecek jadwal operasional terlebih dahulu.
5. Goethe-Institut Jakarta
Perpustakaan Goethe-Institut di Menteng menghadirkan fasilitas modern dengan suasana yang inklusif. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau transportasi umum.
Baca Juga: Mengoptimalkan WFA untuk Hidup Lebih Ramah Lingkungan
Selain koneksi internet yang stabil, tempat ini menyediakan berbagai pilihan area duduk, mulai dari meja kerja hingga sofa santai. Pengunjung juga dapat mengakses koleksi digital untuk melepas penat di sela pekerjaan.
Alternatif WFA yang Lebih Tenang
Keberadaan perpustakaan sebagai ruang publik multifungsi menjadi alternatif menarik bagi pekerja yang membutuhkan suasana lebih kondusif. Selain mendukung produktivitas, lingkungan yang tenang juga membantu menjaga fokus dan kenyamanan selama bekerja.
Dengan berbagai pilihan yang tersedia, masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi untuk menjalani WFA tanpa harus bergantung pada kafe atau ruang kerja berbayar.
Jika kamu tertarik untuk bekerja di perpustakaan, ada beberapa tips nih, Growhtmates, di antaranya:
- Gunakan earphone untuk menjaga fokus sekaligus menghormati pengunjung lain
- Siapkan pakaian hangat karena suhu ruangan cenderung dingin
- Hindari panggilan telepon atau rapat daring di area hening, ya!