Kiki Narendra turut tampil sebagai Sapto dalam film Ghost in the Cell. Dalam film ini, ia melakoni karakter Sapto, kepala Lapas Labuhan Angsana, tempat di mana narapidana hidup dalam penindasan.
Di luar proyek itu, Kiki belum lama ini juga menjajal terjun ke dunia sinetron lewat Keluarga yang Tak Dirindukan yang tayang pada 13 Februari 2026. Diakui sang aktor, projek sinetron ini sebagai hal baru sekaligus tantangan dalam kariernya.
Memiliki perjalanan panjang di dunia seni peran, Kiki tak hanya aktif sebagai aktor. Ia juga mendirikan sekolah akting bernama Bengkel Akting Kuma bersama sejumlah rekannya untuk membantu para calon aktor mengembangkan kemampuan mereka.
Terlepas dari itu, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Minggu (3/5/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Kiki Narendra.
Baca Juga: Berkenalan dengan Dimas Danang Suryonegoro, Intip Jejak Karier Aktor Film Ghost in the Cell
Profil Kiki Narendra
Kiki Narendra, yang memiliki nama asli Irenius Narendra, lahir pada 28 Juni 1979. Ia merupakan putra dari Gregorius Pandu Setiawan, seorang psikiater, dan Ingrid Cynthiani, serta memiliki tiga saudara kandung.
Perihal latar pendidikannya, Kiki pernah menempuh bangku sekolah di SMA Negeri 4 Surakarta. Kemudian, ia melanjutkan studi S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Merdeka Malang.
Dalam kehidupan pribadi, aktor yang kerap membintangi film bergenre horor ini telah menikah dengan Christie Naomi. Melalui akun Instagram miliknya, ia sesekali membagikan momen kebersamaan mereka, termasuk saat merayakan Hari Valentine.
Perjalanan Karier
Kiki Narendra mengawali kariernya di dunia hiburan dengan mempelajari seni peran di Teater Populer pada 2009. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2012, ia mulai debut akting lewat film Hi5teria.
Sejak saat itu, kariernya berkembang pesat dengan membintangi berbagai film dari beragam genre. Ia tampil dalam judul-judul seperti Tampan Tailor, Night Bus, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, Keluarga Cemara, hingga Perempuan Tanah Jahanam dan Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan.
Namanya juga semakin dikenal lewat film-film populer seperti Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Teka-Teki Tika, serta Kukira Kau Rumah.
Kiki juga cukup identik dengan genre horor. Ia terlibat dalam sejumlah film seperti KKN di Desa Penari, Ghost Writer 2, Pengabdi Setan 2: Communion, Jagat Arwah, hingga Mangkujiwo 2 dan Kereta Berdarah.
Dalam beberapa tahun terakhir, ia tetap aktif lewat berbagai proyek seperti Pasar Setan, Kabut Berduri, hingga Pengepungan di Bukit Duri dan Jalan Pulang. Ia juga terlibat dalam film terbaru Ghost in the Cell (2026) sebagai Sapto.
Baca Juga: Arswendy Bening Swara & Rekam Jejak Kariernya di Dunia Film
Tak hanya di film, Kiki juga aktif di serial web. Ia pernah tampil dalam Tunnel, Loncat Kelas, Pertaruhan the Series, Yang Hilang dalam Cinta, Teluh Darah, hingga Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams.
Selain akting, Kiki sempat menjajal dunia musik. Pada 2012, ia bergabung sebagai gitaris dalam grup band Lucka yang mengusung genre rock, di mana hal ini menunjukkan sisi lain dari perjalanan kariernya di industri hiburan.
Kiki Narendra pertama kali masuk nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2020 berkat perannya sebagai Bambang dalam film Perempuan Tanah Jahanam (2019).
Sejak saat itu, namanya kembali muncul dalam nominasi Festival Film Indonesia 2021 lewat film Preman. Ia kemudian berhasil meraih penghargaan di ajang Piala Maya 2023 untuk kategori Penampilan Singkat nan Berkesan melalui perannya dalam Pengabdi Setan 2: Communion.