Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan bahwa pos anggaran pendidikan masih akan menanggung biaya program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun depan. Ia menyebut, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp240 triliun untuk MBG yang diambil dari pos pendidikan pada APBN 2027.
Purbaya menjelaskan, perubahan pos anggaran untuk MBG masih belum dapat dilakukan di APBN 2027. Ia memperkirakan hal tersebut baru bisa terealisasi pada tahun 2028 karena hal tersebut membutuhkan penyesuaian yang lebih kompleks dalam hal pemenuhan batas minimal anggaran pendidikan.
Baca Juga: Menko Airlangga Ungkap Cara Pemerintah Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6%
"Nanti tahun 2028 (diubah). Sekarang anggarannya baru disusun. Kalau kita ubah sekarang, nanti berantakan semua," tegas Purbaya dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun 2027 di Kantor DJP, Jumat (14/8/2026).
Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa jika anggaran MBG keluar dari pos pendidikan, pemerintah perlu membuat alokasi khusus untuk MBG. Pada saat yang sama, pemerintah juga perlu menambah kembali dana pos pendidikan sehingga nilainya memenuhi batas minimal 20% dari APBN.
"Kalau (anggaran MBG) keluar, anggaran di luar bertambah dan pos pendidikan harus diisi kembali sampai memenuhi 20%. Jadi tidak bisa dilakukan sesaat, masih perlu waktu untuk menyiapkan semuanya," tambah Purbaya.
Untuk diketahui, dalam APBN 2027, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp240 triliun akan dialokasikan khusus untuk program MBG.