1. Membantu Melancarkan Pergerakan Makanan di Kerongkongan

Minum air hangat juga diyakini dapat membantu meningkatkan motilitas esofagus, yakni kemampuan kerongkongan dalam mengalirkan makanan dan minuman dari mulut menuju lambung. Manfaat ini dinilai dapat membantu, terutama bagi orang yang mengalami gangguan menelan atau kejang pada kerongkongan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cairan hangat dapat membantu merelaksasi otot-otot kerongkongan sehingga proses perpindahan makanan menjadi lebih lancar. Sebaliknya, minuman yang sangat dingin pada sebagian orang dengan gangguan motilitas dapat memicu atau memperburuk gejala untuk sementara.

Bahkan, sebuah studi menemukan bahwa konsumsi air hangat dapat mengurangi retensi makanan di kerongkongan sekaligus memperbaiki fungsi menelan pada penderita akalasia, yaitu kondisi yang menyebabkan kerongkongan sulit mendorong makanan ke lambung. 

Saat air hangat melewati kerongkongan, suhu hangatnya juga membantu merelaksasi otot polos dan sfingter esofagus bagian bawah (LES), sehingga katup tersebut dapat terbuka dengan lebih baik selama proses menelan.

Baca Juga: Setiap Pagi Minum Kopi? Ketahui 5 Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

  1. Membantu Hidrasi Tubuh Setelah Tidur

Manfaat lain yang didapatkan adalah membantu menghidrasi tubuh setelah tidur. Namun, menurut ahli gizi Danielle Smiley, MS, RDN, LDN, CDN, manfaat terbesar sebenarnya bukan berasal dari suhu air, melainkan dari proses rehidrasi itu sendiri.

Smiley menjelaskan bahwa setelah semalaman tidur, tubuh secara alami mengalami dehidrasi ringan karena terus kehilangan cairan melalui pernapasan, keringat, dan produksi urine. 

Oleh karena itu, minum air di pagi hari dapat membantu memulihkan keseimbangan cairan, mendukung sirkulasi darah, serta mengoptimalkan kembali fungsi tubuh.

Kekurangan cairan saat bangun tidur juga dapat memicu sejumlah keluhan, seperti tubuh terasa lelah, sulit berkonsentrasi, hingga pencernaan yang bekerja lebih lambat. 

Bahkan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi ringan sekalipun dapat memengaruhi tingkat energi, suasana hati, dan kemampuan kognitif. Sebaliknya, memenuhi kebutuhan cairan sejak pagi hari dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, mempercepat waktu respons, dan menjaga kejernihan berpikir sepanjang hari.