Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan setelah dampaknya turut dirasakan hingga ke Singapura. Akademisi yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies Baswedan, menyoroti kondisi tersebut saat berada di Singapura.
Anies mengungkapkan, dirinya tengah menghadiri pertemuan di kantor Google Singapura ketika melihat kepulan asap dari lantai 30 gedung tersebut.
Menurut dia, kondisi itu menjadi gambaran bahwa dampak karhutla di Indonesia tidak hanya dirasakan masyarakat yang berada di sekitar wilayah sumber kebakaran, tetapi juga negara tetangga.
“Saat ini saya sedang meeting di kantor Google Singapur. Dari lantai 30 kita melihat pemandangan asap seperti ini. Ini adalah akibat Karhutlah, Kalimantan, Sumatera,” tutur Anies, sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram pribwdinya @aniesbaswedan, Kamis (17/9/2026).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden Joko Widodo itu kemudian menyoroti kondisi masyarakat di Singapura yang turut terdampak oleh asap yang berasal dari karhutla di Indonesia.
Menurut Anies, jika asap sudah terlihat dari Singapura, kondisi masyarakat yang tinggal lebih dekat dengan sumber polusi tentu perlu mendapat perhatian lebih serius.
“Tetangga kita pun di Singapur ikut menanggung akibat dari asap di negara kita. Nah kalau di Singapur saja seperti ini kondisinya, coba bayangkan bagaimana dengan warga yang dekat dengan sumber polusinya. Tentu lebih pekat, tentu lebih berbahaya,” kata Anies.
Baca Juga: Dino Patti Djalal: Ada Teknologi di Istana yang Bisa Lacak Titik Api Karhutla hingga 1 Meter
Anies menilai, persoalan karhutla dan dampak asap merupakan bencana yang membutuhkan penyelesaian segera.
Ia pun menekankan pentingnya penanganan yang serius agar masyarakat tidak terus-menerus terpapar dampak buruk asap.
“Dan ini adalah bencana yang amat-amat mendesak untuk dituntaskan penyelesaiannya,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Anies menyampaikan peringatan keras mengenai dampak asap terhadap masyarakat.
Ia pun lantas meminta persoalan karhutla tidak dipandang sebagai masalah musiman semata karena dampaknya berkaitan langsung dengan kondisi kehidupan dan keselamatan warga.
“Jangan sampai warga kita dibunuh pelan-pelan oleh asap,” tegas Anies.
Baca Juga: Karhutla dan Asap Lintas Negara, Begini Penjelasan Guru Besar Hukum Lingkungan UI