5. My Inventions: The Autobiography of Nikola Tesla karya Nikola Tesla
Autobiografi Nikola Tesla menghadirkan kisah salah satu penemu paling berpengaruh dalam sejarah teknologi modern, termasuk pengembangan sistem listrik arus bolak-balik.
Kisah Tesla memperlihatkan dedikasi tanpa henti terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi. Semangat penemuan inilah yang menjadi inspirasi bagi banyak inovator teknologi, termasuk Larry Page.
6. What Do You Care What Other People Think? karya Richard P. Feynman
Dalam buku lanjutan kisah hidupnya, Feynman menekankan pentingnya berpikir independen dan tidak mudah terpengaruh tekanan sosial.
Pendekatan berpikir bebas dan kritis seperti ini sangat penting dalam membangun budaya inovasi di perusahaan teknologi, di mana ide-ide baru sering kali muncul dari keberanian melawan cara berpikir konvensional.
7. The Pleasure of Finding Things Out karya Richard P. Feynman
Buku ini berisi kumpulan wawancara, esai, dan pidato Feynman mengenai kegembiraan menemukan sesuatu melalui sains.
Feynman menunjukkan bahwa proses mencari tahu sering kali lebih penting daripada sekadar hasil akhir.
Filosofi ini sejalan dengan semangat eksperimen dan pengembangan teknologi yang terus dilakukan Google.
8. QED: The Strange Theory of Light and Matter karya Richard P. Feynman
Dalam buku ini, Feynman menjelaskan konsep elektrodinamika kuantum dengan cara yang bisa dipahami orang awam.
Kemampuannya menyederhanakan konsep rumit menunjukkan bagaimana sains dapat dikomunikasikan secara efektif.
Bagi Larry Page, pemahaman terhadap konsep ilmiah mendasar menjadi fondasi untuk mengubah ide abstrak menjadi teknologi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Baca Juga: CEO Google Ungkap 3 Kunci Sukses Memimpin Tanpa Korbankan Tim