Musim hujan kerap membawa udara dingin, tubuh yang mudah lelah, serta risiko penyakit yang meningkat. Dalam kondisi ini, menjaga daya tahan tubuh menjadi hal penting. Sejak lama, minuman herbal telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia untuk membantu menghangatkan tubuh sekaligus mendukung kesehatan secara alami.
Beragam bahan tradisional seperti rempah, akar, dan bunga dipercaya memiliki manfaat untuk menjaga imunitas, meredakan keluhan ringan, hingga memberikan rasa nyaman saat cuaca tidak menentu. Berikut tujuh minuman herbal yang cocok dikonsumsi selama musim hujan.
Golden Milk
Golden milk atau haldi doodh berasal dari India dan dikenal luas karena manfaatnya bagi kesehatan. Minuman berbahan dasar susu dan kunyit ini dipercaya membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta meredakan nyeri sendi.
Baca Juga: 7 Pilihan Minuman Pagi untuk Mendukung Diet dan Penurunan Berat Badan
Resepnya umumnya memadukan kunyit, lada hitam, dan susu full cream. Lada hitam berperan meningkatkan penyerapan kurkumin dalam tubuh, sementara susu membantu menenangkan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Teh Jujube
Teh jujube populer di Korea dan sering dikenal sebagai Korean jujube ginger tea. Minuman ini terbuat dari buah jujube atau angco—yang di Indonesia dikenal sebagai kurma merah Asia—dipadukan dengan jahe, kayu manis, dan kacang pinus.
Kombinasi bahan tersebut menghasilkan minuman yang menghangatkan tubuh, membantu mencegah masuk angin, serta menjaga kebugaran selama musim hujan.
Baca Juga: Pakar Herbal Bagikan Tips Minum Kopi yang Menyehatkan
Rebusan Akar Alang-Alang
Rebusan akar alang-alang dikenal sebagai minuman herbal tradisional yang membantu menenangkan tenggorokan dan meredakan panas dalam. Minuman ini juga kerap dikonsumsi saat tubuh terasa lelah akibat cuaca dingin atau setelah kehujanan.
Untuk memperkaya rasa, rebusan ini biasanya ditambahkan gula merah, batang sereh, jahe, dan daun pandan. Selain menambah aroma, bahan-bahan tersebut memberikan efek hangat dan menenangkan tubuh.
Minuman Telang Sereh Lemon
Bunga telang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan mata, tetapi juga dapat diolah menjadi minuman herbal yang menyegarkan. Kandungan antosianin di dalamnya berfungsi sebagai antioksidan yang membantu meningkatkan ketahanan tubuh.
Baca Juga: Pakar Herbal Beber Penyebab Utama Penyakit Jantung
Minuman ini biasanya dipadukan dengan sereh dan perasan lemon. Sereh membantu meredakan ketegangan dan meningkatkan relaksasi, sementara lemon menambah asupan vitamin C untuk mendukung sistem imun.
Wedang Bandrek
Wedang bandrek merupakan minuman khas Sunda yang identik dengan cuaca dingin dan musim hujan. Minuman ini dibuat dari campuran jahe, gula aren, cengkeh, sereh, kayu manis, merica hitam, dan daun pandan.
Rempah-rempah tersebut memiliki sifat termogenik yang membantu menghangatkan tubuh serta meningkatkan daya tahan. Meski demikian, bandrek sebaiknya dikonsumsi setelah makan dan tidak berlebihan, terutama bagi yang memiliki masalah lambung.
Rempah Susu Aren
Rempah susu aren merupakan minuman berbasis susu yang dipadukan dengan enam jenis rempah, yakni jahe, sereh, cengkeh, kapulaga, bunga lawang, dan gula aren. Minuman ini memiliki rasa manis alami dengan aroma rempah yang kuat.
Baca Juga: 5 Minuman Anti-Penuaan Alami untuk Menutrisi Kulit dari Dalam
Selain memberikan rasa hangat, rempah susu aren dipercaya membantu meredakan mual, menenangkan tenggorokan, serta melancarkan pencernaan, sehingga cocok dikonsumsi saat cuaca dingin.
Wedang Uwuh
Wedang uwuh merupakan minuman tradisional khas Yogyakarta yang kaya akan rempah. Bahan utamanya adalah kayu secang yang dipadukan dengan jahe, kayu manis, cengkeh, sereh, daun pala, dan kapulaga.
Perpaduan tersebut menghasilkan minuman berwarna merah alami yang berkhasiat menghangatkan tubuh, meredakan radang tenggorokan ringan, serta memberikan efek relaksasi. Wedang uwuh juga dikenal membantu menjaga stamina tubuh selama musim hujan.
Dengan konsumsi yang tepat dan seimbang, minuman herbal dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat di tengah cuaca hujan dan perubahan suhu. Selain menghangatkan tubuh, kebiasaan ini membantu menjaga daya tahan agar tetap prima dalam menjalani aktivitas sehari-hari.