3. Kulit Lemon

Kulit lemon atau zest merupakan bahan yang sering digunakan dalam berbagai hidangan karena aromanya yang segar.

Selain memperkaya rasa makanan dan minuman, kulit lemon mengandung serat dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Kulit lemon dapat diparut ke dalam saus, kue, minuman, hingga salad. Sementara itu, kulit lemon yang telah dikeringkan juga bisa diseduh menjadi teh herbal.

4. Kulit Semangka

Jangan buru-buru membuang bagian putih di antara kulit hijau dan daging buah semangka.

Bagian ini ternyata dapat dimakan dan mengandung serat serta berbagai senyawa yang dipercaya membantu menjaga hidrasi tubuh dan mendukung sirkulasi darah.

Kulit semangka dapat diolah menjadi acar, ditumis bersama sayuran lain, atau diblender ke dalam smoothie.

5. Kulit Delima

Kulit delima dikenal kaya akan antioksidan dan telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Meski tidak umum dikonsumsi dalam keadaan segar, kulit delima dapat dijemur hingga kering, lalu dihaluskan menjadi bubuk. Bubuk ini kemudian bisa dicampurkan ke dalam teh herbal, minuman kesehatan, atau smoothie.

6. Kulit Mangga

Kulit mangga juga mengandung berbagai nutrisi, seperti serat, polifenol, karotenoid, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Jika ingin mengonsumsinya, kulit mangga dapat diblender bersama daging buah menjadi smoothie atau shake sehingga teksturnya lebih halus dan rasanya lebih mudah dinikmati.

Perlu diingat, Growthmates, meski memiliki banyak manfaat, kulit buah juga berpotensi mengandung sisa pestisida, bahan kimia, atau lapisan lilin yang digunakan selama proses budidaya maupun distribusi.

Karena itu, pastikan buah dicuci di bawah air mengalir sambil digosok perlahan sebelum dikonsumsi. Jika memungkinkan, pilih buah organik dan buang bagian kulit yang rusak atau memiliki lapisan lilin yang sulit dibersihkan agar lebih aman dikonsumsi.

Baca Juga: Ini 4 Jenis Buah Beri Paling Sehat yang Kaya Antioksidan