4. Lemak Jenuh dan Lemak Trans

Menghindari lemak jenuh dan lemak trans sangat direkomendasikan demi menjaga kesehatan pembuluh darah. Lemak jenuh biasanya mendominasi produk hewani seperti mentega (butter) dan susu murni (whole milk), sedangkan lemak trans kerap bersembunyi di balik makanan ringan kemasan dan kue-kue panggangan komersial. Kedua jenis lemak ini dapat mendongkrak kadar kolesterol jahat (LDL) yang memicu penumpukan plak di dinding arteri (aterosklerosis).

Alihkan pilihan lemak harian kamu ke sumber lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang ramah jantung, seperti buah alpukat dan minyak berbasis nabati (misalnya minyak zaitun).

5. Minuman Beralkohol

Mengonsumsi alkohol bagi penderita diabetes memerlukan kewaspadaan ekstra, baik dari segi takaran maupun jenis minumannya. Minuman seperti bir, minuman campuran yang manis, atau anggur manis dapat membuat kadar gula darah melonjak dengan cepat. 

Di sisi lain, alkohol juga memiliki efek samping menurunkan kadar gula darah secara drastis hingga beberapa jam setelahnya, terutama jika diminum dalam keadaan perut kosong. Selain itu, alkohol dapat memicu interaksi berbahaya dengan obat diabetes yang sedang dikonsumsi, menyebabkan kondisi hipoglikemia atau hiperglikemia yang tidak terprediksi.