3. Jangan Hanya Andalkan Tes Darah Dasar

Banyak orang merasa tenang ketika hasil tes darah rutin terlihat normal. Namun, menurut Agarwal, hal ini belum tentu mencerminkan kondisi nutrisi sebenarnya.

Contohnya, kadar hemoglobin yang normal tidak selalu berarti cadangan zat besi tubuh mencukupi. Di sinilah peran feritin menjadi penting.

Jika Anda sering merasa lelah, lemas, atau mengalami gangguan pencernaan meski hasil pemeriksaan dasar tampak baik, bisa jadi tubuh mengalami kekurangan nutrisi tertentu.

Memeriksa kadar vitamin, profil kolesterol, hingga penanda peradangan dapat membantu menemukan akar masalah yang selama ini tersembunyi.

4. Rawat Kesehatan Usus dengan Variasi Makanan

Kesehatan usus masih menjadi topik hangat, tetapi Agarwal mengingatkan bahwa solusi tidak cukup hanya dengan mengonsumsi probiotik atau yogurt. Kunci utama kesehatan usus justru terletak pada variasi makanan.

Bakteri baik di usus berkembang sesuai dengan apa yang kita konsumsi. Semakin beragam makanan mulai dari buah, sayur, biji-bijian, hingga sumber protein, semakin sehat dan seimbang mikrobiota usus.

Dampaknya tidak hanya pada pencernaan, tetapi juga pada sistem imun dan kesehatan mental.

Baca Juga: Ini Jenis Susu Terbaik untuk Diet, Kata Ahli Gizi Bisa Bakar Lemak Lebih Cepat