Mengonsumsi suplemen vitamin sudah menjadi rutinitas harian wajib bagi banyak orang demi menjaga kebugaran tubuh. Namun, pernahkah kamu mendadak mengalami susah tidur atau kualitas istirahat malammu menurun setelah rutin minum vitamin tertentu sebelum tidur?

Ternyata, waktu minum suplemen itu tidak boleh asal, lho. Dokter keluarga, dr. Raixa Rivas, MD, bahkan sangat tidak menganjurkan konsumsi vitamin tertentu pada malam hari.

"Beberapa jenis vitamin dapat merangsang aktivitas neurologis (saraf) dan mengganggu tidurmu, khususnya vitamin B kompleks," ujarnya seperti dilansir dari laman Pop Sugar.

Supaya tidurmu tetap nyenyak dan penyerapan nutrisinya maksimal, yuk pahami 3 jenis vitamin yang sebaiknya dihindari saat malam hari beserta panduan waktu terbaiknya!

1. Vitamin B Kompleks & B12

Vitamin ini memegang peran krusial dalam produksi energi tubuh dan fungsi saraf. Jika kamu meminumnya di malam hari, aktivitas energi tubuh akan meningkat secara mendadak. Akibatnya, mata jadi melek dan kualitas tidur kurang optimal. Pindahkan jadwalnya ke pagi atau siang hari saat kamu butuh dorongan fokus.

Baca Juga: Benarkah Vitamin Selalu Aman? Dokter Ahli Ingatkan Risiko Konsumsi Berlebihan

2. Vitamin C (Dosis Tinggi)

Sebagai antioksidan kuat untuk imunitas, vitamin C umumnya sangat aman. Namun, beberapa orang melaporkan efek gelisah dan sulit terlelap jika mengonsumsi dosis tinggi di malam hari. Sebagai langkah pencegahan, sebaiknya konsumsi di pagi atau siang hari.

3. Vitamin D

Suplemen ini esensial untuk tulang dan imun. Sebenarnya aman diminum kapan saja, tapi bagi sebagian kecil orang yang sensitif, vitamin D di malam hari bisa mengganggu ritme sirkadian (jam biologis tidur). Jika kamu merasakan efek ini, geser jadwalnya ke siang hari.

Lalu, Faktor Apa yang Memengaruhi Penyerapan Vitamin?

Mungkin kamu khawatir pencernaan yang melambat di malam hari akan mengganggu penyerapan suplemen. Menurut dr. Rivas, kamu tidak perlu cemas berlebihan soal itu. Proses pemecahan nutrisi sebenarnya lebih bergantung pada faktor internal tubuhmu sendiri, seperti total asupan kalori harian, tingkat aktivitas fisik, serta faktor usia yang memengaruhi cepat atau lambatnya metabolisme seseorang.

Namun, menurut dr. Russell Cohen, seorang dokter kulit dan penasihat di FlexIt, faktor eksternal yang paling menentukan efektivitas suplemen adalah jadwal makan kamu, yang dibagi berdasarkan sifat dasar vitamin tersebut.

Meskipun beberapa vitamin di atas dilarang di malam hari, dr. Cohen mencatat ada suplemen yang justru paling baik dikonsumsi sebelum tidur, yaitu Magnesium. Suplemen ini memiliki sifat menenangkan otot dan saraf, sehingga sangat membantu kamu mendapatkan tidur yang lebih pulas.