Sebagian besar negara di dunia pernah mengalami penjajahan oleh bangsa asing, terutama pada era imperialisme abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Namun, ada beberapa negara yang berhasil mempertahankan kedaulatannya sehingga tidak pernah menjadi koloni secara penuh.
Berdasarkan data World Population Review dan berbagai catatan sejarah, setidaknya terdapat 10 negara yang umumnya dikenal tidak pernah dijajah secara resmi. Keberhasilan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari letak geografis, kekuatan militer, hingga strategi diplomasi yang mampu menghindarkan mereka dari kolonialisme.
Melansir dari berbagai sumber pada Senin (6/7/2026), berikut daftar negara yang tidak pernah dijajah beserta alasan di balik keberhasilannya mempertahankan kemerdekaan:
Baca Juga: Daftar 10 Negara Paling Korup di Dunia
1. Jepang
Jepang menjadi salah satu negara yang tidak pernah dijajah berkat kebijakan isolasi (Sakoku) yang berlangsung selama lebih dari dua abad. Ketika negara-negara Barat mulai membuka akses ke Jepang, pemerintah merespons melalui Restorasi Meiji pada 1868 dengan melakukan modernisasi besar-besaran di bidang industri, teknologi, dan militer.
2. Bhutan
Bhutan berhasil mempertahankan kedaulatannya berkat letaknya yang berada di kawasan Pegunungan Himalaya. Medan yang sulit dijangkau membuat negara ini tidak mudah ditaklukkan oleh kekuatan asing. Meski sempat berkonflik dengan Inggris pada abad ke-18, Bhutan tetap mempertahankan otonomi pemerintahannya.
3. Nepal
Nepal menghadapi invasi Inggris dalam Perang Anglo-Nepal pada 1814–1816. Meski kehilangan sebagian wilayah melalui Perjanjian Sugauli, Nepal tidak berubah menjadi koloni Inggris dan tetap mempertahankan status sebagai negara merdeka.
Baca Juga: Daftar 10 Negara Paling Bersih dari Korupsi di Dunia
4. Liberia
Liberia memiliki sejarah yang berbeda dibandingkan negara-negara Afrika lainnya. Negara ini didirikan pada 1822 sebagai tempat pemukiman mantan budak Afrika-Amerika dan mendeklarasikan kemerdekaan pada 1847. Status tersebut membuat Liberia tidak mengalami kolonisasi langsung oleh negara-negara Eropa.
5. Ethiopia
Ethiopia dikenal sebagai salah satu sedikit negara Afrika yang berhasil mempertahankan kemerdekaannya saat era kolonialisme. Pasukan Kaisar Menelik II berhasil mengalahkan Italia dalam Pertempuran Adwa pada 1896. Meski sempat diduduki Italia pada 1936–1941, banyak sejarawan membedakan periode tersebut sebagai pendudukan militer, bukan kolonisasi permanen.
6. Thailand
Thailand atau Kerajaan Siam merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah menjadi koloni Barat. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi diplomasi Raja Chulalongkorn yang menjadikan Siam sebagai negara penyangga antara wilayah Inggris dan Prancis.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Fasilitas Kesehatan Terbaik di Dunia 2026, Siapa di Posisi Pertama?
7. Tonga
Tonga menjadi satu-satunya kerajaan di kawasan Pasifik yang tetap mempertahankan monarkinya. Pada 1900, Tonga memang berstatus protected state Inggris, tetapi pemerintahan dalam negeri tetap dijalankan oleh kerajaan hingga memperoleh kedaulatan penuh pada 1970.
8. Iran (Persia)
Iran tidak pernah menjadi koloni resmi meski berada di bawah pengaruh politik dan ekonomi Inggris maupun Rusia selama bertahun-tahun. Pemerintahan monarki tetap berdiri sehingga negara ini tidak kehilangan kedaulatan secara penuh.
9. Turki
Setelah runtuhnya Kesultanan Ottoman, wilayah Turki sempat terancam dibagi oleh negara-negara Sekutu. Namun, perjuangan yang dipimpin Mustafa Kemal Atatürk berhasil mempertahankan wilayah tersebut hingga lahir Republik Turki pada 1923.
10. Arab Saudi
Letak geografis yang didominasi gurun membuat wilayah Arab Saudi tidak menjadi prioritas kolonialisme Eropa. Setelah lepas dari pengaruh Kesultanan Ottoman, Abdulaziz Al Saud berhasil menyatukan berbagai wilayah menjadi Kerajaan Arab Saudi pada 1932.