Jenius menghadirkan program 'Jenius Jelajah Jepang', sebuah solusi terintegrasi yang dirancang untuk membantu pengguna merencanakan dan menikmati perjalanan ke Jepang dengan lebih mudah, nyaman, dan tenang.

Program ini sekaligus menegaskan identitas baru Jenius sebagai bagian dari SMBC Indonesia, yang terafiliasi dengan grup keuangan global asal Jepang, Sumitomo Mitsui Financial Group.

Inisiatif ini bukan sekadar kampanye perjalanan, melainkan bagian dari strategi memperkuat kapabilitas internasional Jenius sebagai solusi life finance bagi masyarakat Indonesia.

Penguatan fitur foreign currency dan layanan lintas negara menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus menjawab kebutuhan gaya hidup pengguna.

Di tengah penguatan fitur internasional tersebut, pertumbuhan pengguna dan transaksi lintas negara menjadi sorotan. Hingga saat ini, jumlah pengguna Jenius telah mencapai 6,3 juta.

Digital Banking Product & Innovation Head SMBC Indonesia, Febri Rusli, menegaskan bahwa angka tersebut merupakan data resmi yang telah dipublikasikan.

“Yang pertama 6,3 juta. Angka yang sudah kita disclose ke publik itu 6,3 juta pengguna Jenius,” ungkap Febri, dalam acara Media Gathering 'Jenius Jelajah Jepang' di Pan Pacific Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Meski tidak merinci persentase pasti pengguna yang bepergian ke Jepang, Febri memastikan bahwa tren transaksi ke negara tersebut meningkat sangat signifikan.

“Yang bisa saya share, trendnya meningkat dengan tajam. Very significant,” katanya.

Lonjakan tersebut terlihat jelas dari tingginya minat terhadap mata uang yen di dalam aplikasi Jenius. Bahkan, yen kini menjadi salah satu mata uang terpopuler setelah dolar AS.

“Currency Jepang itu menjadi top currency di dalam Jenius setelah US dollar. Biasa orang favorit pasti US dollar di mana-mana paling banyak. Tapi Jepang ini one of the strongest currency yang growing terus,” jelas Febri.

Tak hanya dari sisi pembelian mata uang, nilai transaksi pengguna Jenius di Jepang juga mengalami pertumbuhan yang sangat kuat.

“Dan transaksi di Jepang juga kita monitor bertambah. Trajectory-nya itu strong. Nggak cuma dua kali tapi lebih dari dua kali,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pertumbuhan pengguna Jenius pun masih berada di jalur positif.

“Masih double digit kok, masih oke untuk growth-nya,” tambah Febri.

Bahkan, saat ditanya mengenai target ke depan, Febri menjawab dengan optimisme tinggi.

“Targetnya kalau bisa semua orang Indonesia ke Jepang,” katanya.

Baca Juga: Jenius Jelajah Jepang: Solusi Keuangan Praktis untuk Liburan ke Negeri Sakura Tanpa Cemas

Traveling Jadi Passion Point, Jenius Perkuat Fitur Internasional

Menurut Febri, strategi memperkuat fitur foreign currency dan kapabilitas internasional bukan tanpa alasan.

Traveling saat ini menjadi salah satu passion point terbesar masyarakat Indonesia, dan Jenius ingin hadir sebagai solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan tersebut.

“Memang kita terus mengkomunikasikan tentang foreign currency dan international capabilities kita. Karena ini menjadi salah satu passion point orang. Dan kita membantu orang mengatur uangannya dengan passion point lebih ke traveling,” tandasnya.

Melalui pendekatan ini, Jenius tidak hanya menyediakan fitur transaksi, tetapi juga membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan terkontrol.

Sejalan dengan momentum tersebut, Jenius menghadirkan berbagai program promosi untuk mendorong transaksi dan memberikan nilai tambah bagi pengguna.

Salah satunya melalui Klook Online Travel Fest yang digelar pada 6–8 Maret 2026, dengan potongan hingga Rp1.000.000 untuk berbagai aktivitas perjalanan di Jepang.

Selain itu, pengguna Jenius dapat menikmati cashback penerbangan dan paket tur hingga Rp1.000.000 untuk transaksi offline di Panorama JTB.

Ada pula potongan hingga Rp850.000 untuk pembelian tas dan koper melalui transaksi offline di Baller.

Bagi pengguna baru, Jenius menawarkan tambahan cashback hingga total Rp1.850.000 dengan menabung melalui fitur Flexi Rasa Maxi.

Febri menegaskan, seluruh inisiatif ini dirancang untuk membantu pengguna menikmati momen berharga tanpa terbebani kekhawatiran finansial.

“Kami percaya bahwa momen terbaik dalam hidup sering hadir tanpa menunggu kita benar-benar siap. Melalui Jenius Jelajah Jepang, kami ingin membantu pengguna merasakan pengalaman spesial dengan perencanaan finansial yang lebih tenang, sehingga mereka dapat fokus menikmati perjalanan dan pengalaman yang tidak terlupakan,” tutup Febri.

Baca Juga: Jenius Ajak Pekerja Lepas Cerdas Kelola Finansial di Tengah Penghasilan Fluktuatif