Laporan tren perjalanan terbaru Trip.com menunjukkan bahwa liburan singkat ke luar negeri dan wisata kota ke beragam destinasi regional menjadi preferensi utama wisatawan Indonesia selama musim liburan di pertengahan tahun 2026. Pemesanan penerbangan untuk perjalanan internasional berdurasi empat hari atau kurang meningkat 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY) pada bulan Juni ini.
“Wisatawan Indonesia cenderung memilih opsi perjalanan yang praktis, fleksibel, dan mudah direncanakan. Liburan singkat dan wisata kota regional memungkinkan mereka memanfaatkan akhir pekan panjang dan momen liburan secara maksimal, bahkan memberikan kesempatan untuk menjelajahi berbagai destinasi di wilayah Asia Pasifik maupun kawasan lainnya,” ujar Krishna Arya, General Manager Trip.com Indonesia, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: Wisatawan Indonesia Mulai Jelajahi Korea Selatan di Luar Seoul
Destinasi Regional dan Asia Utara Makin Populer
Destinasi regional favorit tetap menjadi pilihan utama wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri. Kuala Lumpur dan Singapura terus menempati posisi teratas untuk jumlah pemesanan penerbangan. Pada saat yang sama, destinasi di Asia Utara dan Australia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan peningkatan YoY yang kuat untuk Seoul, Taipei, Melbourne, dan Sydney.
Destinasi Internasional dengan Pertumbuhan Tertinggi pada Juni 2026:
- Kuala Lumpur
- Singapura
- Seoul
- Perth
- Bangkok
Wisatawan Indonesia mulai merencanakan perjalanan mereka jauh lebih awal. Data Trip.com menunjukkan bahwa rata-rata jangka waktu pemesanan meningkat lebih dari lima hari dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Ini menandakan bahwa wisatawan Indonesian kini makin strategis dalam mengamankan pilihan penerbangan, akomodasi, dan pengalaman perjalanan yang mereka inginkan. Rata-rata pengeluaran untuk tiket penerbangan per wisatawan Indonesia juga meningkat sebesar 28% YoY.
Dengan meningkatnya minat masyarakat untuk bepergian sepanjang tahun 2026, Trip.com memperkirakan bahwa liburan singkat, wisata kota regional, dan perencanaan perjalanan berbasis teknologi digital akan tetap menjadi tren utama yang membentuk preferensi perjalanan wisatawan Indonesia.