Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan batal melakukan perjalanan ke New York, Amerika Serikat (AS), setelah namanya menjadi sorotan akibat beredarnya surat perjalanan dinas yang viral di media sosial.
Alih-alih berangkat ke Negeri Paman Sam, Dody mengaku lebih memilih turun langsung atau blusukan sambil meninjau kondisi infrastruktur di Aceh, termasuk Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah yang sempat diperbaiki secara swadaya oleh warga.
"Batal-batal. Kalau ke Amerika batal," kata Dody kepada wartawan usai meninjau Jembatan Enang-Enang, Aceh, dikutip Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Biografi Dody Hanggodo: Profesional yang Dipercaya Prabowo Mengurus Infrastruktur Nasional
Ia menegaskan tidak mempermasalahkan pembatalan kunjungan tersebut karena merasa tugas di dalam negeri jauh lebih penting untuk diselesaikan.
"Saya lebih memilih ke Enang-Enang," ujarnya.
Menurut Dody, dirinya sudah beberapa kali berkunjung ke Amerika Serikat sehingga kali ini memilih fokus menyelesaikan pekerjaan di berbagai daerah di Indonesia.
Kementerian PU: Belum Ada Keputusan Berangkat
Sebelumnya, Kementerian PU telah membantah kabar yang menyebut Dody akan menonton final Piala Dunia di Amerika Serikat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: Menteri Dody Pastikan Pembangunan Proyek Tanggul Laut Pantura
Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menjelaskan surat yang beredar di media sosial hanyalah dokumen administrasi untuk memenuhi persyaratan pengajuan visa diplomatik melalui Kementerian Luar Negeri.
"Yang perlu kami tegaskan adalah tidak ada penggunaan APBN untuk pembiayaan anggota keluarga ataupun kepentingan pribadi. Apabila nantinya terdapat anggota keluarga yang mendampingi, seluruh pembiayaannya menggunakan dana pribadi," ujar Apri.
Ia menambahkan hingga kini rencana perjalanan Menteri PU ke Amerika Serikat memang belum diputuskan dan masih bersifat tentatif karena bergantung pada prioritas tugas pemerintahan.
Prioritaskan Penanganan Infrastruktur Dalam Negeri
Menurut Apri, terdapat sejumlah agenda strategis yang menjadi perhatian Kementerian PU, mulai dari penanganan pascabencana, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi El Nino.
Karena itu, keberangkatan ke Amerika Serikat sewaktu-waktu dapat dibatalkan apabila tugas di dalam negeri membutuhkan kehadiran Menteri PU.
Di sisi lain, Kementerian PU juga tengah menelusuri beredarnya dokumen internal terkait pengajuan visa yang viral di media sosial. Jika ditemukan adanya pelanggaran dalam pengelolaan dokumen kedinasan, kementerian memastikan akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Kementerian PU pun mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum utuh serta memastikan seluruh penggunaan anggaran negara dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.