Agus Yuniarto, selaku Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda/Ketua Tim Kerja Kelompok Sub. Substansi Pengendalian B3, Limbah B3 dan Non B3 dari DLHK Kabupaten Karawang, mengapresiasi langkah Unicharm yang turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik langkah Unicharm yang turun langsung ke akar rumput untuk mengedukasi warga. Masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Butuh sinergi kolaboratif antara regulator, pihak swasta, dan masyarakat agar bisa betul-betul memulai upaya pemilahan sampah dari rumah,” tutur Agus.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan memilah sampah dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA.
“Dengan memilah sampah, masyarakat turut berkontribusi membantu pemerintah mengurangi sampah yang lari ke TPA. Ke depan, kami berharap sinergi positif ini dapat terus terjaga demi bersama merealisasikan peta jalan pengurangan sampah nasional,” lanjut Agus.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yasutaka Nishioka, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.
“Di Unicharm, kami memiliki slogan Ethical Living for SDGs, yang bermakna menerapkan kebaikan kecil di kehidupan sehari-hari demi berkontribusi mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs),” kata Nishioka.
Ia juga menyampaikan bahwa sejak 2022, Unicharm secara konsisten menjalankan berbagai program edukasi lingkungan yang telah menjangkau lebih dari 1.000 masyarakat dan pelajar di berbagai daerah di Indonesia.
“Unicharm akan terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan lingkungan serta memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan di Indonesia,” tutupnya.
Baca Juga: Unicharm Dukung Peningkatan Kualitas Hidup Lansia melalui Edukasi Caregiver