Penerapan strategi ini bahkan telah memberikan hasil signifikan pada salah satu brand FMCG terbesar di Indonesia. Melalui pengelolaan data yang lebih terarah, platform digital kuliner milik brand tersebut berhasil meningkatkan jumlah pengguna aktif hingga 160 persen.
Tidak hanya itu, kontribusi konten dari pengguna atau user-generated content (UGC) juga melonjak hingga 345 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa komunitas pelanggan tidak hanya menjadi konsumen pasif, tetapi juga aktif menciptakan konten dan terlibat lebih dalam dengan brand.
Sementara itu, Country Manager Roy menilai pendekatan komunikasi massal kini sudah tidak lagi relevan dalam membangun hubungan dengan pelanggan modern.
“Komunikasi yang bersifat one-size-fits-all sudah tidak lagi efektif. Melalui platform customer engagement kami yang ditenagai oleh Merlin AI, MoEngage telah membantu banyak brand dari berbagai industri di Indonesia dan global untuk meningkatkan keterikatan (engagement) dengan pelanggan mereka. Kemampuan canggih ini memungkinkan brand memberikan interaksi personal secara real-time, yang tidak hanya mempercepat siklus konversi, tetapi juga mendongkrak Customer Lifetime Value (LTV) dan retensi pelanggan secara berkelanjutan,” papar Roy.
Melalui kolaborasi ini, transcosmos Indonesia dan MoEngage berkomitmen membantu perusahaan memaksimalkan nilai dari setiap data pelanggan yang dimiliki.
Dengan strategi pengelolaan data yang tepat, perusahaan diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan bisnis yang lebih tangguh, efisien, sekaligus terukur di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin dinamis.
Sebagai informasi, transcosmos Indonesia merupakan perusahaan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc..
Perusahaan ini menghadirkan berbagai layanan terintegrasi untuk mendukung transformasi digital dan pengembangan teknologi customer experience bagi berbagai sektor industri.