John Ternus Jadi CEO Baru Apple

Tongkat estafet kini berpindah ke John Ternus. Ia bergabung dengan Apple pada 2001 dan telah menghabiskan sekitar 25 tahun kariernya di perusahaan tersebut.

Sebelum menjadi CEO, Ternus menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering. Ia terlibat dalam pengembangan berbagai produk dan teknologi perangkat keras Apple serta dikenal memiliki latar belakang teknis yang kuat.

Apple sebelumnya telah mengumumkan pengangkatan Ternus sebagai bagian dari rencana suksesi jangka panjang yang disetujui secara bulat oleh jajaran direksi.

Ternus menjadi CEO kedua Apple setelah era Steve Jobs, sekaligus menghadapi tantangan yang jauh berbeda dari masa ketika Cook pertama kali memimpin perusahaan.

Dalam beberapa tahun ke depan, Apple harus memperkuat posisi di tengah persaingan kecerdasan buatan (AI), mengelola rantai pasok global, menghadapi ketegangan perdagangan Amerika Serikat-China, serta mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat.

Pergantian CEO ini terjadi ketika Apple berada dalam posisi finansial yang sangat kuat, tetapi menghadapi tekanan untuk mengejar ketertinggalan di bidang AI.

Apple telah memperkenalkan berbagai fitur AI dan mengembangkan kemampuan Siri, tetapi perusahaan menghadapi persaingan ketat dari raksasa teknologi yang lebih agresif dalam mengembangkan teknologi AI generatif.

Ternus juga harus menghadapi persoalan ketergantungan Apple terhadap rantai pasok manufaktur di Asia. Perusahaan tengah memperluas produksi di negara seperti India dan Vietnam untuk mengurangi risiko geopolitik dan operasional.

Bagi Cook, pergantian jabatan tersebut bukan berarti akhir keterlibatannya di Apple. Sebagai Executive Chairman, ia masih akan memainkan peran dalam sejumlah urusan perusahaan.

Sementara bagi Ternus, posisi CEO membuka babak baru bagi Apple setelah 15 tahun berada di bawah kepemimpinan Cook.

Peralihan ini sekaligus menjadi ujian apakah Ternus mampu mempertahankan warisan Cook sekaligus membawa Apple memasuki era baru terutama ketika kecerdasan buatan mulai mengubah persaingan industri teknologi secara fundamental.

Baca Juga: Pelajaran Kepemimpinan dari Steve Jobs dan Tim Cook yang Membawa Apple ke Puncak