Era kepemimpinan Tim Cook sebagai Chief Executive Officer (CEO) Apple resmi berakhir. Setelah memimpin raksasa teknologi Amerika Serikat tersebut selama sekitar 15 tahun, Cook menyerahkan posisi CEO kepada John Ternus, yang sebelumnya menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering Apple.

Pergantian kepemimpinan tersebut efektif mulai 1 September 2026, menandai perubahan pucuk pimpinan pertama Apple dalam 15 tahun.

Meski tak lagi menjadi CEO, Cook tidak sepenuhnya meninggalkan perusahaan. Ia kini mengemban posisi sebagai Executive Chairman Apple dan tetap terlibat dalam sejumlah urusan strategis perusahaan, termasuk berinteraksi dengan para pembuat kebijakan di berbagai negara.

Dalam pesan pada hari terakhirnya sebagai CEO, Cook menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Apple sekaligus mengenang mendiang pendiri Apple, Steve Jobs.

“Kita telah berhasil meninggalkan jejak di alam semesta, seperti yang pernah disampaikan Steve,” tulis Cook dalam memo internalnya, seperti dilaporkan AFP.

Perjalanan Cook di Apple telah berlangsung hampir tiga dekade. Ia bergabung dengan perusahaan pada 1998 dan dipercaya menjadi Chief Operating Officer (COO) pada 2005.

Pengalaman Cook dalam mengelola operasional dan rantai pasok menjadi salah satu kekuatan utamanya. Pada Agustus 2011, ia kemudian mengambil alih posisi CEO setelah Steve Jobs mengundurkan diri karena kondisi kesehatannya. Beberapa pekan kemudian, Jobs meninggal dunia.

Selama 15 tahun berada di pucuk pimpinan, Cook membawa Apple melewati periode transformasi besar. Perusahaan tidak hanya mengandalkan penjualan perangkat keras, tetapi semakin memperkuat bisnis layanan dan ekosistem digital.

Di bawah kepemimpinannya, Apple memperluas portofolio dengan produk seperti Apple Watch dan AirPods, sekaligus mengembangkan bisnis layanan berlangganan dan layanan digital.

Nilai perusahaan pun melonjak tajam. Ketika Cook mengambil alih pada 2011, kapitalisasi pasar Apple berada di kisaran US$350 miliar. Kini, nilai perusahaan telah menembus lebih dari US$4,5 triliun. Pendapatan tahunan Apple juga mencapai sekitar US$416 miliar pada 2025 dengan laba sekitar US$112 miliar.

Baca Juga: 7 Buku yang Mengubah Hidup yang Direkomendasikan CEO Apple Tim Cook

John Ternus Jadi CEO Baru Apple

Tongkat estafet kini berpindah ke John Ternus. Ia bergabung dengan Apple pada 2001 dan telah menghabiskan sekitar 25 tahun kariernya di perusahaan tersebut.

Sebelum menjadi CEO, Ternus menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering. Ia terlibat dalam pengembangan berbagai produk dan teknologi perangkat keras Apple serta dikenal memiliki latar belakang teknis yang kuat.

Apple sebelumnya telah mengumumkan pengangkatan Ternus sebagai bagian dari rencana suksesi jangka panjang yang disetujui secara bulat oleh jajaran direksi.

Ternus menjadi CEO kedua Apple setelah era Steve Jobs, sekaligus menghadapi tantangan yang jauh berbeda dari masa ketika Cook pertama kali memimpin perusahaan.

Dalam beberapa tahun ke depan, Apple harus memperkuat posisi di tengah persaingan kecerdasan buatan (AI), mengelola rantai pasok global, menghadapi ketegangan perdagangan Amerika Serikat-China, serta mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat.

Pergantian CEO ini terjadi ketika Apple berada dalam posisi finansial yang sangat kuat, tetapi menghadapi tekanan untuk mengejar ketertinggalan di bidang AI.

Apple telah memperkenalkan berbagai fitur AI dan mengembangkan kemampuan Siri, tetapi perusahaan menghadapi persaingan ketat dari raksasa teknologi yang lebih agresif dalam mengembangkan teknologi AI generatif.

Ternus juga harus menghadapi persoalan ketergantungan Apple terhadap rantai pasok manufaktur di Asia. Perusahaan tengah memperluas produksi di negara seperti India dan Vietnam untuk mengurangi risiko geopolitik dan operasional.

Bagi Cook, pergantian jabatan tersebut bukan berarti akhir keterlibatannya di Apple. Sebagai Executive Chairman, ia masih akan memainkan peran dalam sejumlah urusan perusahaan.

Sementara bagi Ternus, posisi CEO membuka babak baru bagi Apple setelah 15 tahun berada di bawah kepemimpinan Cook.

Peralihan ini sekaligus menjadi ujian apakah Ternus mampu mempertahankan warisan Cook sekaligus membawa Apple memasuki era baru terutama ketika kecerdasan buatan mulai mengubah persaingan industri teknologi secara fundamental.

Baca Juga: Pelajaran Kepemimpinan dari Steve Jobs dan Tim Cook yang Membawa Apple ke Puncak