2. Memiliki Tujuan Hidup
Okinawa, Jepang, merupakan salah satu zona biru dengan banyak penduduknya yang berusia 100 tahun. Mereka menerapkan Ikigai, tentang menemukan tujuan hidup dan berkomitmen padanya setiap hari.
Buettner merekomendasikan pola hidup tersebut untuk umur panjang. Katanya, orang-orang yang memiliki tujuan hidup sekitar delapan tahun lebih lama daripada orang-orang yang tidak memiliki tujuan.
Ada tujuh praktik yang ditemukan oleh para peneliti dari Studi Perkembangan Orang Dewasa Harvard selama 86 tahun yang mengarah pada kebahagiaan dan kesejahteraan di usia lanjut daripada berakhir dengan kesedihan dan sakit.
Salah satu praktik tersebut adalah menumbuhkan pola pikir berkembang dengan berinvestasi dalam pembelajaran dan pendidikan seumur hidup.
3. Tetap Aktif Bergerak
Aktivitas fisik menjadi salah satu kebiasaan yang konsisten ditemukan pada kelompok masyarakat dengan usia panjang. Namun, aktivitas tersebut tidak selalu berupa olahraga berat atau latihan intensif di pusat kebugaran.
Di berbagai wilayah Blue Zones, banyak penduduk yang tetap aktif melalui kegiatan sehari-hari seperti berjalan kaki, berkebun, atau mengerjakan pekerjaan rumah secara mandiri. Kebiasaan bergerak secara rutin dalam intensitas ringan hingga sedang dinilai membantu menjaga kebugaran tubuh dalam jangka panjang.
Sementara itu, Studi Centenarian New England menyebut latihan kekuatan dua kali seminggu dan aktivitas aerobik beberapa kali dalam sepekan dapat membantu meningkatkan peluang seseorang untuk tetap sehat hingga usia lanjut.
4. Mengonsumsi Makanan Sehat
Pola makan masih menjadi salah satu faktor utama yang dikaitkan dengan umur panjang. Pakar umur panjang Valter Longo menyebut bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan dan proses penuaan.
Banyak ahli merekomendasikan pola makan yang mirip dengan diet Mediterania, yakni memperbanyak konsumsi makanan berbasis nabati seperti sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Sebaliknya, konsumsi daging merah dianjurkan untuk dibatasi.
Selain memperhatikan jenis makanan, Longo juga menyarankan untuk memberi jeda waktu makan yang cukup setiap hari. Salah satunya dengan membatasi waktu makan dalam rentang sekitar 12 jam dan menghindari makan larut malam.