Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus memberantas korupsi tanpa pandang bulu, termasuk dalam kasus yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Adapun penegasan Kepala Negara disampaikan langsung oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga: Begini Respons Istana Soal Wacana Kasus Febrie Adriansyah Diambil KPK...

"Pemberantasan korupsi merupakan komitmen besar presiden," ujarnya.

Baca Juga: KPK Soroti Tim 9 Bentukan Kejagung yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah

Lanjutnya, ia menyatakan perang melawan korupsi merupakan agenda utama pemerintahan Prabowo. Karena itu, penegakan hukum terhadap pelaku korupsi akan terus berjalan tanpa pengecualian. 

Baca Juga: Febrie Adriansyah Disebut Jadi Algojo Peliharaan Jokowi, Istana Merespons, Ada Kata-kata Prabowo Bakal Melawan

"Salah satu perang besar yang dicanangkan presiden adalah pemberantasan korupsi. Jadi pemberantasan korupsi pasti jalan terus tanpa pengampunan. Itu komitmen Presiden," ucapnya.

Baca Juga: Jangan Kaget! Ini Anggota Tim 9 yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata…

Diketahui, Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, menetapkan DR dan FA diduga terlibat dalam TPPU yang berasal dari hasil korupsi.