-
Memasang Terlalu Banyak Ekstensi Browser
Ekstensi browser mungkin bisa membuat aktivitas online terasa lebih praktis. Mulai dari mendapatkan diskon saat berbelanja, mencatat informasi, atau melakukan kustomisasi. Namun, tidak semua ekstensi aman digunakan.
Beberapa di antaranya dapat mengumpulkan data penelusuran, memantau aktivitas online, atau meminta akses yang sebenarnya tidak diperlukan untuk menjalankan fungsinya. Dalam kasus yang lebih serius, ekstensi berbahaya bahkan pernah digunakan untuk mencuri informasi login, menyisipkan iklan mencurigakan, atau mengarahkan pengguna ke situs berbahaya tanpa disadari.
Karena itu, penting untuk lebih selektif saat memasang ekstensi browser. Pastikan ekstensi berasal dari sumber tepercaya dan hanya memberikan izin yang benar-benar diperlukan. Beberapa browser juga menerapkan proses peninjauan terhadap ekstensi yang tersedia di toko resminya.
Baca Juga: Waspada Kejahatan Siber, PINTU Imbau Pengguna Android Unduh Aplikasi Resmi di Google Play
Opera, misalnya, melakukan peninjauan manual untuk membantu mengidentifikasi ekstensi yang berpotensi berbahaya sebelum dapat diunduh pengguna, sehingga pengalaman browsing dapat tetap aman dan nyaman.
-
Mengabaikan Browser Update karena "Masih Berjalan dengan Baik"
Banyak pengguna menunda pembaruan browser karena merasa semuanya masih berjalan normal. Padahal, pembaruan browser bukan hanya soal menghadirkan fitur baru. Sebagian besar update juga membawa perbaikan keamanan untuk menutup celah yang baru ditemukan dan berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Jika browser tidak diperbarui, perangkat bisa lebih rentan terhadap malware, phishing, hingga berbagai bentuk serangan siber yang terus berkembang.
Karena itu, mengaktifkan pembaruan otomatis atau rutin memperbarui browser dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga keamanan saat beraktivitas di internet.