Sanika memaparkan bahwa kandungan ceramide membantu memperkuat lapisan pelindung kulit, sementara hyaluronic acid memberikan hidrasi yang tahan lama sehingga kulit tetap nyaman dan terlindungi sepanjang hari.

“Menurut saya, SPF harus terasa ringan, nyaman, dan mudah digunakan setiap hari sepanjang tahun. Dalam perlindungan kulit, konsistensi jauh lebih penting dibandingkan rutinitas yang rumit,” tambahnya.

Pendekatan ini mencerminkan kebutuhan nyata konsumen saat ini. Banyak rutinitas perawatan kulit gagal dipertahankan bukan karena kurangnya pengetahuan, melainkan karena sulit diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kesibukan, waktu yang terbatas, dan rutinitas pagi yang serba cepat sering membuat penggunaan tabir surya terlewatkan.

Karena itu, produk yang menggabungkan perlindungan dan perawatan kulit dalam satu langkah menjadi solusi yang lebih praktis.

Selain melindungi dari sinar UV, kandungan seperti ceramide dan hyaluronic acid juga membantu menjaga kenyamanan kulit yang setiap hari terpapar panas dan polusi.

Dikatakan Sanika, perubahan lain yang mulai terlihat adalah cara pandang masyarakat terhadap SPF.

“Jika dulu tabir surya identik dengan mencegah kulit terbakar, kini fungsinya dipahami lebih luas sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan skin barrier, memperlambat tanda-tanda penuaan, dan mempertahankan kualitas kulit dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Baca Juga: Masih Perlukah Pakai Sunscreen Saat Musim Hujan?