Bagi kamu yang sering berhadapan dengan masalah jerawat, komedo hitam (blackheads), atau komedo putih (whiteheads), nama salicylic acid tentu sudah tidak asing lagi. 

Bahan aktif yang tergolong ke dalam asam beta-hidroksi (Beta-Hydroxy Acid / BHA) ini sangat populer di dunia perawatan kulit karena kemampuannya mengeksfoliasi kulit dan menjaga pori-pori tetap bersih.

Salicylic acid bekerja paling efektif untuk jerawat tingkat ringan hingga sedang serta membantu mencegah munculnya breakout baru di masa mendatang.

Bagaimana Cara Kerja Salicylic Acid pada Jerawat?

Melansir dari laman Health, jerawat dan komedo muncul ketika pori-pori kulit tersumbat oleh penumpukan sel kulit mati dan minyak berlebih (sebum).

Sebagai molekul yang larut dalam minyak, salicylic acid memiliki kemampuan unik untuk menembus ke dalam lapisan pori-pori. Di sana, asam ini bekerja melarutkan ikatan sel kulit mati dan mengikis sumbatan minyak. 

Baca Juga: Sakit dan Bikin Gak Nyaman! Ini Penyebab Munculnya Jerawat di Dalam Hidung

Hasilnya tidak terjadi secara instan, dibutuhkan pemakaian rutin selama beberapa minggu untuk melihat perubahan yang signifikan. Jika belum ada perbaikan setelah 6 minggu, disarankan untuk mengonsultasikannya dengan dokter kulit.

Selain terdapat pada produk perawatan harian (pembersih wajah, serum, atau toner), salicylic acid dengan konsentrasi tinggi juga digunakan oleh profesional medis sebagai bahan eksfoliasi kimia (peeling) untuk menangani jerawat parah, bekas jerawat, flek hitam (age spots), hingga melasma.