Ketua DPP PDIP Puan Maharani turut merespons perihal wacana pasangan calon presiden dan calon wakil presiden minimal diusung oleh dua fraksi di DPR RI. 

Terkait hal itu, ia mengaku jika partainya sudah diajak membahas wacana tersebut. Namun, ia mengaku jika pembicaraan wacana tersebut masih sebatas informal.

"Jadi, pembicaraan informal selalu akan dibicarakan bersama partai-partai politik, dan PDI tentu saja siap untuk selalu ikut bicara," katanya kepada wartawan, seperti dikutip Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Akun Mau Dinonaktifkan hingga Paket Tertukar, Waspadai 3 Modus Penipuan Ini

Baca Juga: Idealnya Ambang Batas Parlemen 4-7 Persen, PDIP: Biar DPR Efektif!

Lanjutnya, ia mengatakan jika pembahasan mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 5 persen juga masih berlangsung dan belum final.

Baca Juga: Tingkat Kepuasan Anjlok Terus, Ibu Mega Ogah Sodorkan Kader PDI-P Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2029!

"Dan terkait dengan ambang batas 5 persen yang sudah dibicarakan, kami juga sebenarnya sudah diajak berbicara namun tidak dalam forum tersebut," tambahnya.

"Juga terkait dengan apakah pilpres hanya dua partai, kami pun sudah diajak bicara namun tidak dalam forum tersebut. Jadi, dalam pembicaraan itu pembicaraan informal yang dibicarakan oleh partai-partai," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengaturan Pemilu harus diarahakan agar pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden berjalan efektif dan efisien.