Loyalis Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) Dede Budhyarto melemparkan sindian keras ke sejumlah partai politik yang tengah menempuh berbagai cara untuk merebut kursi Gibran Rakabuming Raka dari Wakil Presiden RI.
"Tinggal kita lihat nanti, partai mana saja yang ikut menempuh cara-cara kotor & RAKUS demi merebut kursi Wapres," cuitnya dalam akun X pribadinya, seperti dilihat Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Kesahihan Gibran Sebagai Wapres Benar-Benar Runtuh
Baca Juga: Demokrat Gercep Minta Gibran Mundur Pasca Putusan MA, PSI Nyeletuk: Pengen AHY Jadi Wapres Ya?
Baca Juga: Pasukan AHY Kasih Pilihan Ini: Mas Gibran Mundur atau Dimundurkan dari Wapres!
Kontan saja, pihakya pun menyenggol PDIP yang dinilai mempunyai kekecewaan terhadap Jokowi usai mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak mendukung pasangan capres dan cawapres dari partai berlambang banteng tersebut.
"Kalau @PDI_Perjuangan, publik sudah tahu ada DENDAM KESUMAT & kekecewaan karena Jokowi tidak mendukung pasangan capres-cawapres mereka & KEOK," sebutnya.
Kemudian, hal serupa juga terjadi pada Partai Keadilan Sejahtera (PKS). "@PKSejahtera selain dendam karena Capres-Cawapresnya KEOK, ini partai spesialis PENGHIANAT," tambahnya.
Lebih lanjut, ia pun membeberkan sikap PKS saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Ada ko catatannya saat era SBY berkuasa, mereka masuk pemerintahan, tetapi beberapa kali mengambil sikap yang berseberangan dengan koalisi. Publik mungkin sudah lupa," tegasnya.
Diketahui sebelumnya, Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid mengakui jika pimpinannya tengah menjalin komunikasi intensif dengan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, untuk menyikapi polemik keabsahan pendidikan Gibran.